Tempat makan aestetik nan cantik yg menyajikan aneka sajian indische atau hindia-belanda, jadi serasa makan siang dgn masakan Oma2 Belanda 😍 buka tiap hari Sabtu dan Minggu saja 🌻
Pertama kali mampir ke EYANG Tun di Jogja ini, vibes nostalgia cafe-nya berasa banget dari depan. Bangunannya bergaya Indische dengan pintu kayu dan kaca besar yang dibuka lebar, dikelilingi pepohonan. Bahkan di pintunya ada tulisan "EVERY BITE OF FOOD IS A JOURNEY TO A NOSTALGIC MOMENT" yang bikin aku langsung berekspektasi tinggi sama pengalaman makannya. Begitu masuk, interior restoran bergaya Indische langsung bikin betah. Meja dan kursi kayu, dinding bata ekspos, rak buku kayu penuh buku dan benda-benda antik, plus foto-foto lama yang nyebar di beberapa sudut. Rasanya kayak main ke rumah eyang di jaman dulu. Buat yang suka hunting indische cafe foto, tiap sudutnya literally bisa jadi spot foto: dari rak buku, jendela besar dengan cahaya natural, sampai spot cermin yang memang disediakan buat selfie. Untuk makanannya, mereka fokus ke hidangan Indische yang bikin kangen masakan rumahan. Aku cobain bola daging dengan saus manis-gurih, disajikan dengan sayur, kentang goreng, dan telur ceplok. Rasanya comfort food banget, bumbunya berasa tapi nggak berlebihan. Terus ada kroket ayam yang jadi favoritku: luarnya renyah, dalamnya lembut dengan isian rogout ayam yang penuh dan gendut. Dimakan bareng cabai rawit, langsung auto nostalgia ke jajanan oma-oma Belanda. Minumannya juga unik, salah satunya yang aku pesan adalah minuman dingin "EYANG Tun". Disajikan dengan es batu dan irisan lemon kering, segar banget buat nemenin makanan yang cukup berat. Enak diminum sambil duduk di dekat jendela, liatin suasana sekitar. Kalau kamu tipe yang suka foto-foto di cafe aesthetic, jangan lupa eksplor semua sudut. Spot cerminnya cantik buat OOTD, rak buku dengan buku resep jadul seperti "CRODT NIEUV VOLLIDK KOOKBOEK" juga bisa jadi latar yang unik. Interior kayu, dinding bata, dan pencahayaan hangat bikin hasil foto kelihatan hangat dan vintage. Lokasinya sendiri ada di Jl. Kemetiran Kidul No.45, Pringgokusuman, Gedong Tengen, Yogyakarta. Bangunan putihnya cukup mencolok, jadi gampang ditemukan. Mereka buka hanya hari Sabtu dan Minggu, jadi pastikan atur jadwal kalau mau ke sini. Menurutku tempat ini pas banget buat brunch atau makan siang santai bareng teman atau keluarga, apalagi kalau kamu lagi cari nostalgia cafe di Jogja yang bukan cuma cantik buat foto, tapi juga serius di rasa dan suasana. Tips dari aku: datang agak awal biar kebagian spot duduk yang paling kamu suka, entah itu dekat jendela atau dekat rak buku. Siapkan outfit yang match sama nuansa Indische dan vintage, karena begitu masuk kamu pasti tergoda untuk foto di hampir setiap sudut EYANG Tun.









