siang2 bebikinan Rujak Jeruk Bali aka Pomelo. lebih enak lagi kalau didiamkan dikulkas ±1 jam, dimakan waktu masih dingin. sluuurp! 😋

#tiktokfood #simplerecipe #latepost

1/4 Diedit ke

... Baca selengkapnyaBerbicara tentang rujak Jeruk Bali atau yang sering disebut Pomelo, saya ingin berbagi pengalaman membuat resep ini yang sangat mudah dan menyegarkan, terutama saat cuaca panas. Awalnya, saya mencari alternatif cemilan sehat yang tidak hanya enak tapi juga kaya vitamin C, dan jeruk bali menjadi pilihan utama. Dalam membuat rujak ini, penggunaan jeruk bali segar sangat penting untuk mendapatkan rasa manis asam yang alami. Saya biasanya memotong jeruk bali menjadi potongan kecil, lalu menambahkan sedikit gula merah dan taburan kacang tanah sangrai untuk memberikan tekstur renyah. Yang membuatnya berbeda adalah menyimpan rujak ini di kulkas selama sekitar satu jam sebelum disajikan. Pendinginan ini membuat rasa jeruk bali lebih segar dan manisnya tercampur merata, memberikan sensasi dingin yang menyegarkan. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan sedikit sambal atau bubuk cabai jika ingin sensasi pedas yang menggugah selera. Saya coba juga menambahkan sedikit air jeruk nipis untuk menambah aroma segar yang khas. Menurut pengalaman pribadi, rujak jeruk bali ini sangat cocok dinikmati saat siang atau sore hari sebagai pelepas dahaga sekaligus penyemangat. Selain enak, rujak ini juga menyehatkan karena kandungan vitamin dan serat dalam jeruk bali. Jadi, tak hanya sekadar cemilan, rujak ini juga memberikan manfaat untuk tubuh. Jangan lupa untuk selalu memastikan jeruk bali yang digunakan segar dan bermutu baik. Dengan resep sederhana ini, Anda bisa membuat rujak jeruk bali ala rumahan yang tak kalah dengan yang dijual di luar. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat sebagai tambahan menu segar di rumah!