#AkuPernah Minder, tapi Akhirnya...
Dulu, aku pernah berada di fase hidup yang rasanya sepi.
Aku nggak punya relasi, bahkan nggak punya keberanian untuk mulai ngobrol duluan.
Aku cuma jadi penonton di sekolah sendiri.
Setiap lihat teman-teman yang punya banyak kenalan, aku selalu mikir,
“Kenapa ya aku nggak bisa kayak mereka?”
Pelan-pelan, minder itu tumbuh dan bikin aku merasa kecil.
Tapi SMA jadi titik balikku.
Entah kenapa, saat itu aku mulai sadar…
ternyata membangun relasi itu penting.
Penting untuk belajar, berkembang, dan dikenal bukan karena “sepi”-nya aku, tapi karena potensiku.
Aku mulai berani mencoba hal-hal baru.
Berani menyapa, berani ikut kegiatan, berani nunjukkin kemampuan.
Dan sedikit demi sedikit, semuanya berubah.
Dari anak yang dulu selalu merasa nggak terlihat,
aku akhirnya bisa berdiri bangga dengan pencapaianku sendiri.
Aku pernah juara olimpiade, pernah rangking 1 terus menerus, pernah jadi rangking umum,
dan dikenal banyak guru karena aku berprestasi.
Kadang aku lihat ke belakang dan bilang ke diriku sendiri:
“Terima kasih sudah berani mulai.”
Sekarang aku tahu…
Nggak apa-apa kalau dulu kamu minder.
Nggak apa-apa kalau kamu pernah merasa sendirian.
Yang penting, kamu mau melangkah meski pelan.
Karena langkah kecil itu bisa mengubah semuanya. 🌻
#AkuPernah , dan aku bangga sama perjalanan itu.















