... Baca selengkapnyaSebagai MUA, aku sering banget dapat request untuk make up ibu pengantin yang pengen tampil anggun, serasi sama pengantin, tapi tetap terlihat dewasa dan nggak berlebihan. Dari pengalamanku, kunci make up ibu pengantin itu ada di pemilihan warna yang soft, teknik shading yang halus, dan kenyamanan selama acara akad nikah yang biasanya cukup panjang.
Pertama, untuk base make up ibu pengantin, aku selalu pakai foundation yang cover-nya cukup tapi tetap ringan. Usia kulit ibu biasanya sudah berbeda dengan pengantin, jadi aku hindari foundation yang terlalu berat karena bisa bikin garis halus makin kelihatan. Sebelum mulai, aku pastikan skin prep-nya maksimal: pelembap, serum ringan, dan primer di area yang mudah berminyak.
Untuk riasan hijab putih seperti di foto, aku suka padukan dengan eye make up lembut bernuansa cokelat, gold, atau champagne. Warna-warna ini aman untuk semua warna kulit dan bikin mata ibu pengantin tetap hidup tanpa terlihat menor. Eyeliner aku bentuk tipis mengikuti bentuk mata, dan bulu mata dipilih yang natural supaya tetap nyaman, apalagi kalau ibu termasuk yang nggak biasa pakai bulu mata.
Bagian alis penting banget, terutama untuk ibu pengantin yang berhijab putih. Aku bentuk alis mengikuti bentuk asli, jangan terlalu tebal. Warna pensil atau pomade alis aku sesuaikan dengan warna rambut supaya nggak kelihatan keras. Blush on aku pilih tone peach atau rose yang hangat, supaya wajah ibu kelihatan segar dan cerah di foto.
Untuk bibir, biasanya aku pakai lipstik yang tahan lama tapi nggak bikin bibir kering, misalnya kombinasi lip cream dan lip gloss tipis di tengah bibir. Warna favoritku buat ibu pengantin adalah mauve, nude pink, atau coral lembut. Hasilnya tetap elegan dan cocok dipakai di acara sakral seperti akad nikah.
Kalau konsepnya seperti pengantin berhijab putih dengan gaun berpayet, hiasan kepala bunga perak, dan kalungan melati di samping kepala, make up ibu pengantin aku sesuaikan biar senada. Jadi aksesoris ibu nggak perlu terlalu ramai, cukup jilbab rapi, bros cantik, dan sedikit shimmer di kelopak mata. Henna putih juga bisa dipakai ibu kalau ingin tampilan lebih serasi, tapi biasanya aku sarankan tetap simpel.
Terakhir, aku selalu komunikasi dulu sama ibu pengantin: mau look yang seberapa tegas, nyaman dengan bulu mata atau tidak, serta concern di wajah seperti flek atau kerut. Dari situ, hasil make up jadi lebih maksimal dan ibu merasa dihargai. Menurutku, make up ibu pengantin itu tentang memunculkan versi terbaik diri mereka di hari istimewa anaknya, dengan riasan yang dibuat dari rasa sayang dan penuh perhatian.