90 Day’s Challange Defisit Kalori #16

Sarapan : minim proses food (rebus/kukus/tanpa dimasak) seperti pagi ini aku makan tomat ceri, ubi dan telur rebus. Termasuk makanan yang tinggi serat, karbo kompleks dan berprotein, gizi terpenuhi.

Makan siang : ketoprak, sebisa mungkin kurangi bumbu kacangnya dengan cara minta bumbu kacangnya dipisah jadi bisa tracking sendiri. Ini aku makan setengah karena kenyang.

Makan malam : nasi goreng double protein (telur dan dada ayam), karena proteinnya kurang jadi aku gas di dinner proteinnya. Alhamdulillah terpenugi makrogizi harian akuu hihi…

#nasigorengsehat #resepsehat #healthyfoods #healthydiet #lifestyle

2/3 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSelama menjalani tantangan 90 hari defisit kalori, saya belajar bahwa penting untuk memilih makanan yang mudah diproses dan alami seperti buah tomat ceri, ubi rebus, dan telur rebus sebagai sarapan. Makanan-makanan ini kaya serat, karbohidrat kompleks, dan protein yang membantu menjaga energi dan rasa kenyang sepanjang pagi. Untuk makan siang, saya mencoba ketoprak dengan mengurangi penggunaan bumbu kacang agar kalori tidak berlebihan. Meminta bumbu kacang dipisah membuat saya bisa memantau asupan kalori secara langsung sehingga tetap terkontrol. Makan setengah porsi juga membantu saya menghindari makan berlebihan di siang hari. Pada makan malam, saya menyiasati kekurangan protein di siang hari dengan menambah porsi protein ganda seperti telur dan dada ayam dalam nasi goreng. Ini membantu memenuhi kebutuhan makronutrisi harian sekaligus menjaga rasa kenyang lebih lama. Mengonsumsi double protein di malam hari juga mendukung proses pemulihan otot saat tidur. Selain itu, saya mencatat pentingnya konsistensi dalam mencatat dan melacak asupan kalori serta nutrisi. Dengan cara ini, saya bisa menyesuaikan porsi dan jenis makanan sesuai tujuan defisit kalori tanpa merasa tertekan atau ada pantangan berlebihan. Rasa puas dan tercukupi secara gizi membuat perjalanan diet ini lebih menyenangkan dan mudah dijalani. Melalui pengalaman ini saya juga menyadari bahwa pilihan makanan yang rendah proses dan minimal bahan tambahan membantu mengurangi asupan kalori tersembunyi dan meningkatkan kualitas diet secara keseluruhan. Jadi, buat kamu yang sedang berusaha menurunkan berat badan atau menjaga pola makan sehat, cobalah perhatikan jenis makanan dan cara pengolahan agar hasilnya lebih optimal.