Hai, perkenalkan aku seorang wanita pekerja punya anak 2, yang pertama usia 5tahun perempuan, yg kedua usia 8 bulan laki2. Aku kerja untuk membantu suami dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.
setiap hari bangun pagi, untuk melakukan rutinitas ibu rumah tangga, yaitu
1. masak
2. menyiapkan bekal suami, aku, dan anak pertama
3. menyuapi makan anak kedua
4. jam 7 pagi berngkat kerja (anak di titip ke jidanya)
5. jam 19.00 sampai rumah
6. masak bubur bayi
7. menyiapkan bahan yg akan di masak esok pagi
8. tidur di jam 21.00
begitu selalu kalo gak ada kegiatan tambahan.
kadang merasa lelah, pengen resign. karna gak bisa menyaksikan perkembangan anak secara langsung, tapi beribu2 kali mikir buat resign.
kl km sebagai working mom, apa berjuang seperti yang aku rasakan? danbagi tipsnya dong mom biar gak berasa capek..
... Baca selengkapnyaSebagai seorang ibu bekerja dengan dua anak yang masih kecil, saya sangat memahami betapa beratnya menjalani hari-hari yang penuh kesibukan dan tanggung jawab. Rutinitas yang dijalani mulai dari pagi hingga malam bisa terasa luar biasa melelahkan, terutama ketika harus membagi waktu antara pekerjaan dan mengurus anak-anak.
Saya pun mengalami momen di mana merasa ingin berhenti bekerja agar bisa lebih banyak waktu bersama si kecil, terutama ketika tidak bisa menyaksikan perkembangan pertumbuhan mereka secara langsung. Namun, pikiran untuk terus berjuang demi kebutuhan keluarga dan masa depan anak menjadi motivasi utama agar tetap kuat.
Salah satu cara yang sangat membantu saya adalah membuat perencanaan harian yang terstruktur, termasuk menyiapkan bekal makanan dan bahan masakan di malam hari agar pagi hari tidak terlalu terburu-buru. Selain itu, meminta bantuan dari anggota keluarga lain, seperti pengasuh atau orang tua, juga membuat pekerjaan terasa lebih ringan.
Untuk mengatasi rasa lelah, penting bagi para working mom untuk menyempatkan waktu istirahat dan menjaga kesehatan, misalnya dengan tidur cukup dan melakukan aktivitas yang bisa menghilangkan stres. Saya juga belajar untuk lebih menerima bahwa tidak perlu sempurna dalam semua hal, karena yang terpenting adalah memberikan yang terbaik dengan kondisi yang ada.
Berbagi pengalaman dan mendapatkan dukungan dari komunitas working mom juga sangat berarti, karena kita bisa saling memberikan motivasi dan tips agar perjalanan menjadi ibu sekaligus pekerja bisa lebih lancar dan menyenangkan.
Pengalaman pribadi ini saya bagikan agar para ibu di luar sana yang tengah berjuang sepertiku merasa tidak sendirian. Kita semua sedang berada dalam perjalanan yang sama, penuh tantangan namun juga penuh kebahagiaan dan cinta luar biasa. Mari terus berjuang dan saling mendukung demi keluarga dan masa depan yang lebih baik.
masya allah super mom banget