menanam pakcoy di botol mineral bekas #garden #foryou #tanamanunggul #gardening #budidayatanaman
Aku mulai tertarik coba hidroponik pakcoy di botol bekas karena halaman rumah kecil banget, tapi pengen tetap punya sayur segar buat masak sendiri. Ternyata pakai botol mineral bekas itu praktis dan murah, apalagi kalau baru pertama kali coba hidroponik. Pertama, aku pilih botol mineral bekas ukuran 1,5 liter. Botol dicuci bersih dulu, pastikan nggak ada sisa minuman atau bau aneh. Setelah itu, bagian tengah botol aku lubangi memanjang untuk tempat media tanam. Biasanya aku pakai arang sekam atau rockwool. Kalau nggak ada, bisa pakai kapas atau tisu tebal sebagai media semai benih pakcoy. Untuk sistem hidroponiknya, aku pakai metode sederhana: sistem wick. Jadi aku pasang sumbu dari kain atau tali bekas yang ujungnya menyentuh larutan nutrisi di bagian bawah botol, dan ujung lainnya berada di media tanam. Sumbu ini yang ngangkat air nutrisi ke akar pakcoy. Nutrisi hidroponik bisa beli jadi, atau kalau masih pemula, bisa mulai dari larutan pupuk cair yang dosisnya diencerkan sesuai aturan. Benih pakcoy biasanya aku semai dulu di media kecil, tunggu sampai keluar 3–4 daun, baru dipindah ke botol hidroponik. Saat mindahin, hati-hati jangan sampai akar putus. Posisi bibit pakcoy usahakan tegak, dan media tanam cukup lembap dari larutan nutrisi yang naik lewat sumbu. Penempatan botol bekas hidroponik pakcoy juga penting. Aku taruh di tempat yang kena matahari pagi, tapi nggak terlalu terik sepanjang hari. Kalau terlalu panas, pakcoy bisa mudah layu. Biasanya cahaya 3–4 jam sehari sudah cukup. Jangan lupa cek larutan nutrisi, kalau mulai berkurang segera isi lagi, dan ganti larutan baru setiap 1–2 minggu supaya nggak jadi keruh atau berlumut. Yang aku suka dari menanam pakcoy di botol bekas adalah perawatannya simpel. Nggak perlu sering siram tanah, karena sistem hidroponik sudah mengatur air sendiri. Cuma sesekali cek kondisi daun, kalau ada daun kuning atau bolong, langsung dibuang supaya nggak mengganggu pertumbuhan yang lain. Kalau muncul hama kecil, biasanya cukup disemprot air sabun lembut lalu dibilas. Sekitar 30–40 hari sejak tanam, pakcoy di botol bekas sudah mulai bisa dipanen. Rasanya puas banget panen dari botol bekas yang tadinya mau dibuang. Selain dapat sayuran segar, rumah juga kelihatan lebih hijau. Buat kamu yang pengen coba cara menanam pakcoy hidroponik dengan botol bekas, nggak perlu takut ribet. Mulai saja dari 1–2 botol dulu, nanti lama-lama bisa nambah kalau sudah terbiasa. Ini cocok banget buat yang tinggal di kos, apartemen, atau rumah dengan lahan minim tapi tetap pengen berkebun.




























































Lihat komentar lainnya