Menu Mbg pertama balita

Pertamakalinya dapet MBG balita...🫣, di tempat kalian udah ada yg berjalan atau belum????

kebetulan di daerah ku sudah berjalan 1 Minggu ini

#fypシ゚viral #balita #Lemon8

2025/12/31 Diedit ke

... Baca selengkapnyaDi daerahku program MBG balita baru jalan sekitar satu minggu, dan jujur aku sempat bingung soal pilihan roti balita yang pas. Di foto pertama aku sengaja susun roti kecil, susu Ultra Milk Full Cream, dan pisang di piring, biar kelihatan jelas komposisi makanan bergizi untuk sekali makan. Soal roti balita, aku pilih roti yang teksturnya lembut banget, tanpa isian krim berlebihan dan kalau bisa low sugar. Biasanya aku cek dulu komposisi di kemasan: hindari yang tinggi gula, banyak pengawet, atau perisa kuat. Buat balita, roti tawar lembut lebih aman, nanti kita yang kreasikan toppingnya, misalnya oles keju, selai kacang tanpa gula, atau sedikit margarin. Kalau si kecil baru belajar mengunyah, roti juga bisa dipotong dadu kecil supaya gampang digenggam. Aku juga mulai belajar bikin foto makanan bergizi di piring supaya nggak cuma cantik tapi tetap sesuai porsi. Biasanya aku pakai piring kecil khusus balita, lalu aku bagi visualnya jadi 3 bagian: satu sisi buat karbohidrat (roti atau nasi), satu sisi buat protein (telur, ayam suwir, keju), dan sisi lainnya buat sayur/ buah (misalnya pisang, wortel kukus, atau brokoli). Trik sederhana ini bantu aku cek apakah menunya sudah cukup seimbang. Untuk roti untuk balita di menu MBG, kadang aku padukan dengan susu full cream dan buah. Misalnya pagi hari: 1–2 potong roti kecil, susu hangat, dan beberapa irisan pisang. Kalau anak mudah bosan, roti bisa dijadikan finger food: potong panjang-panjang seperti stik, lalu disajikan bersama potongan buah. Selain menarik di foto, si kecil juga jadi semangat makan sendiri. Buat yang baru pertama kali dapet MBG balita, nggak perlu langsung sempurna. Aku juga pelan-pelan belajar, coba berbagai jenis roti, cara plating di piring, sampai cari kombinasi makanan bergizi yang tetap disukai anak. Pelan-pelan saja, yang penting kebutuhan gizi balita tercukupi dan kita sebagai orang tua tetap enjoy menjalani programnya.