Kalau Kamu Pemilik Rendang,Apa Yang Kamu Lakukan?
Antara Kesal dan Kasih Sayang.
Inilah dilema yang sering muncul saat memelihara hewan: di satu sisi ada kerugian kecil yang menyebalkan, di sisi lain ada makhluk hidup yang bergantung pada kita.
Pada akhirnya, pilihan ada di tangan pemilik, apakah ingin melihat ini sebagai gangguan semata, atau sebagai bagian dari cerita unik dalam kehidupan sehari-hari bersama hewan peliharaan.
Karena bisa jadi, beberapa waktu ke depan, kejadian “kucing makan rendang duluan” ini justru akan dikenang sebagai momen yang mengundang tawa.
Jujur, waktu pertama kali lihat kucingku comot rendang di meja, reaksiku campur aduk: panik, kesal, tapi juga nggak tega. Dari situ aku mulai cari tahu, apakah kucing boleh makan rendang atau nggak. Secara umum, rendang itu bukan makanan yang aman buat kucing. Masalahnya bukan di daging sapinya, tapi di bumbunya. Bumbu rendang biasanya pakai bawang merah, bawang putih, cabai, sampai santan kental. Nah, bawang merah dan bawang putih itu beracun buat kucing, bisa merusak sel darah merah mereka dan memicu anemia kalau dikonsumsi terlalu banyak. Cabai dan rempah pedas juga bisa bikin pencernaan kucing bermasalah, seperti diare atau muntah. Waktu kejadian kucing makan rendang di rumah, yang aku lakukan pertama kali adalah menjauhkan dia dari wajan dan piring, lalu cek kira-kira dia makan banyak atau cuma sedikit. Setelah itu aku perhatikan perilakunya beberapa jam ke depan: apakah jadi lemas, muntah, mencret, atau nafsu makan turun. Kalau muncul gejala aneh, lebih baik langsung konsultasi ke dokter hewan, bawa juga info jelas kira-kira seberapa banyak rendang yang termakan. Sekarang aku jadi lebih hati-hati soal makanan Lebaran di meja. Rendang, opor, sambal goreng, itu semua kubuat “zona terlarang” buat kucing. Biasanya aku pastikan makanan tertutup, jangan dibiarkan di meja tanpa pengawasan, apalagi kalau tahu kucing suka lompat ke meja dapur. Selain itu aku siapkan camilan khusus kucing, jadi kalau dia merengek saat aku makan, aku bisa alihkan dengan snack yang memang aman buat anabul. Kalau kamu sudah terlanjur kecolongan kucing makan rendang, coba tenangkan diri dulu. Bersihkan area makanan yang tumpah, simpan rendang di tempat tertutup, lalu pantau kondisi kucing selama 24 jam. Kalau ada gejala seperti muntah berkali-kali, diare parah, lemas, atau nafasnya jadi beda, jangan tunggu lama-lama, langsung hubungi dokter hewan terdekat. Pada akhirnya, momen "kucing makan rendang duluan" ini bisa jadi cerita lucu kalau kucingmu baik-baik saja. Tapi tetap, lebih aman kalau kita mencegah daripada mengobati. Anggap ini pelajaran buat lebih disiplin menjaga makanan di rumah, apalagi saat Lebaran ketika rendang dan lauk bersantan lainnya lagi banyak-banyaknya di meja. Kucing memang bagian dari keluarga, tapi kebutuhan dan batasan makan mereka beda banget sama manusia.


Yg salah yg pemilik rumah, makanya jgn taro sembarangan, masukin ke dlm tudung saji atau lemari kan bisa jadi lebih aman.