BUBUR CANDIL SINGKONG
RESEP BUBUR CANDIL SINGKONG 🤍
🟢 BAHAN CANDIL:
- 500 gr singkong (kupas, cuci, parut halus, peras sedikit airnya)
- 100 gr tepung tapioka
- 1 sdt endapan pandan / pasta pandan secukupnya
- 1/2 sdt garam
- Air secukupnya (jika adonan terlalu kering)
🟤 BAHAN KUAH GULA:
- 150 gr gula pasir (boleh campur gula merah)
- 800 ml air
- 2 lembar daun pandan (simpulkan)
- 2 sdm tepung tapioka, larutkan dengan sedikit air
⚪ BAHAN KUAH SANTAN:
- 200 ml santan kental
- 1/2 sdt garam
- 1 lembar daun pandan
🔸 CARA MEMBUAT:
1. Campur singkong parut, tepung tapioka, garam, dan pandan. Aduk hingga bisa dipulung.
2. Ambil sedikit adonan, bulatkan sebesar kelereng. Sisihkan.
3. Rebus air, gula, dan daun pandan hingga mendidih.
4. Masukkan bola candil, masak sampai mengapung.
5. Tuang larutan tapioka sambil diaduk hingga kuah mengental dan meletup-letup. Matikan api.
6. Rebus santan, garam, dan daun pandan dengan api kecil sambil diaduk agar tidak pecah.
7. Sajikan candil dengan siraman kuah santan.
✨ Nikmat disajikan hangat maupun dingin ✨
.
#resepkue #resepnusantaraberbagiresep #belajarbaking #resepkuesimpel #reseproti
Aku biasanya bikin bubur candil singkong ini kalau lagi kangen jajanan pasar tradisional. Versi ini pakai singkong parut dan pasta/air endapan pandan jadi warna candil hijau cantik, mirip bubur candil pandan yang sering dijual di tukang jajanan. Kalau mau terasa lebih tradisional, santannya bisa kamu buat sendiri dari kelapa parut. Caranya: beli kelapa tua parut di pasar, lalu seduh dengan air hangat. Aduk, peras dengan tangan, saring. Perasan pertama ini santan kental, cocok untuk kuah santan. Kalau mau lebih banyak santan, seduh lagi ampasnya dengan air hangat untuk dapat santan encer. Waktu merebus santan, pakai api kecil, masukkan daun pandan dan garam, lalu aduk terus supaya santan tidak pecah. Jangan ditinggal lama-lama ya. Untuk candil hijau, aku suka mainkan teksturnya. Kalau mau candil lebih kenyal, takaran tepung tapioka bisa sedikit ditambah. Tapi kalau mau tetap terasa lembut singkongnya, jangan kebanyakan tepung. Saat membentuk bola-bola candil, usahakan ukurannya sama besar supaya matangnya merata. Kalau adonan agak kering, tambahkan air sedikit-sedikit saja. Bubur candil tradisional ini enaknya dimakan hangat, apalagi saat hujan. Tapi di rumah aku juga sering sajikan versi dingin. Caranya, bubur candil disimpan dulu hingga suhu ruang, lalu masukkan ke kulkas. Saat mau dinikmati, tambahkan kuah santan dingin dan es batu di gelas. Rasanya jadi mirip minuman dingin berbahan dasar candil, seger tapi tetap kenyang. Kalau kamu suka resep aneka bubur, bubur candil kuah santan ini gampang dimodifikasi. Bisa ditambah kolang-kaling, pisang kepok rebus, atau ubi ungu kukus. Gula merah bisa dipakai full kalau mau rasa lebih karamel dan warna kuah cokelat pekat. Untuk versi lebih ringan, kurangi gula pasir dan perbanyak gula merah. Tips penyajian: tuang dulu bubur candil dalam mangkuk atau wadah kaca, lalu siram kuah gula dan terakhir kuah santan di atasnya. Pola warna hijau candil, cokelat kuah gula, dan putih santan bikin tampilannya cantik, cocok difoto buat upload ke medsos. Dengan bahan sederhana, kamu sudah bisa bikin bubur candil singkong hijau ala jajanan pasar di rumah sendiri.
