BIKA AMBON PANDAN
Resep Bika Ambon Pandan Lembut dan Bersarang Cantik
Bahan Biang
- 100 ml air hangat
- 1 sdt ragi instan
- 1 sdm gula pasir
Cara membuat biang:
Campurkan semua bahan, lalu diamkan sekitar 15 menit hingga berbusa.
Bahan Adonan
- 200 gram tepung tapioka
- 150 gram gula pasir
- 4 butir telur
- 300 ml santan kental
- 2 lembar daun pandan
- 2 lembar daun jeruk
- 1 batang serai, memarkan
- ½ sdt garam
- ½ sdt vanila
- ½ sdt kunyit bubuk (opsional)
- 1 sdt pasta pandan atau 2 sdm air pandan (sesuaikan hingga menghasilkan warna hijau muda)
Cara Membuat
1. Masak santan bersama daun pandan, daun jeruk, serai, dan garam hingga hampir mendidih. Setelah itu angkat dan biarkan sampai dingin.
2. Kocok telur bersama gula hingga gula larut, tanpa perlu sampai mengembang.
3. Tuangkan santan yang telah dingin ke dalam adonan telur, kemudian masukkan biang ragi. Aduk hingga tercampur rata.
4. Tambahkan tepung tapioka sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga adonan halus dan tidak bergerindil.
5. Masukkan pasta pandan atau air pandan secukupnya sampai adonan berwarna hijau pastel.
6. Tutup adonan dan diamkan selama 2–3 jam hingga terlihat banyak gelembung kecil di permukaannya.
7. Panaskan loyang sampai benar-benar panas, lalu tuang adonan dengan tinggi sekitar 3 cm.
8. Panggang pada suhu 180°C selama kurang lebih 35–45 menit sampai bagian atas berwarna kecokelatan dan sarangnya terbentuk sempurna.
Tips Agar Hasil Bersarang Sempurna
- Gunakan santan kental segar agar tekstur bika lebih kenyal.
- Waktu fermentasi sebaiknya minimal 2 jam supaya rongga-rongga terbentuk maksimal.
- Pastikan loyang sudah sangat panas sebelum adonan dituangkan.
- Hindari membuka pintu oven selama 20 menit pertama agar pori-porinya tidak rusak.
- Tambahkan pasta pandan secukupnya agar warna akhir menjadi hijau muda yang cantik, bukan hijau pekat.
Selamat mencoba, semoga Bika Ambon Pandan buatan Anda lembut, kenyal, dan bersarang cantik!
Membuat Bika Ambon Pandan sendiri di rumah memberi pengalaman yang sangat memuaskan, terutama ketika berhasil mendapatkan tekstur yang lembut dan sarang yang cantik. Salah satu kunci utama adalah proses fermentasi biang dengan ragi instan supaya adonan mengembang sempurna dan ada banyak gelembung kecil yang menghasilkan tekstur bersarang. Saya biasanya membiarkan adonan selama 3 jam di tempat yang hangat agar ragi bekerja optimal. Penggunaan santan kental segar juga sangat berpengaruh. Santan yang terlalu encer membuat tekstur bika jadi kurang kenyal dan mudah hancur. Daun pandan, daun jeruk, dan serai yang dimasak bersama santan akan memberikan aroma alami yang harum dan segar, membuat bika semakin lezat tanpa perlu tambahan pewangi sintetis. Pengalaman saya, pemanasan loyang sampai benar-benar panas sebelum menuang adonan sangat penting agar permukaan bika langsung matang dan sarangnya tidak pecah. Selain itu, hindari membuka oven pada 20 menit pertama agar suhu stabil dan sarang tetap terbentuk maksimal. Untuk mendapatkan warna hijau pastel yang cantik, sesuaikan pemakaian pasta pandan atau air pandan. Terlalu banyak akan menghasilkan warna yang pekat dan kurang natural. Jika ingin variasi menarik, saya pernah menambahkan sedikit kunyit bubuk untuk warna kuning alami yang tetap enak. Tips tambahan, menggunakan whisk atau mixer untuk mengaduk telur dan gula hanya sampai gula larut saja, tidak perlu sampai kental agar tekstur bika lebih lembut. Saat memasukkan tepung tapioka, jangan langsung semua sekaligus, tapi bertahap sambil diaduk agar hasilnya halus tanpa bergerindil. Panggang di suhu 180°C selama 35 hingga 45 menit sampai bagian atas berwarna cokelat keemasan yang menandakan bika sudah matang. Bila sudah selesai, angkat dan dinginkan sebelum dipotong agar teksturnya tidak mudah hancur. Dengan mengikuti langkah dan tips ini, hasil bika ambon pandan buatan sendiri bisa sangat memuaskan, cocok untuk suguhan keluarga atau ide jualan kue yang menarik karena tampilan dan rasanya yang istimewa.

Maaf kk, ini cuma pake tepung tapioca saja ngga pake tepung trigu