Jangan yah 🙏
Menjelang Hari Raya Kurban, banyak umat Muslim yang menantikan momen berharga untuk berbagi dan beribadah. Dari pengalaman saya mengikuti tradisi ini setiap tahun, ada satu hal penting yang sering terlupa yaitu bagaimana cara mengonsumsi daging kurban dengan cara yang tepat agar ibadah kita diterima dan membawa berkah. Dari sumber yang saya baca dan pengalaman pribadi, terdapat anjuran bagi kita semua untuk tidak mengonsumsi daging kurban bersama dengan minuman keras seperti cap Tikus. Hal ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap ibadah yang kita lakukan, tetapi juga sebagai bentuk menjaga kehalalan dan kesucian makanan yang kita santap. Daging itu sendiri akan menjadi saksi di akhirat, sehingga merawatnya dengan baik sangat dianjurkan. Alternatif yang saya sarankan adalah menikmati daging kurban dengan minuman yang lebih sesuai, seperti kopi. Misalnya, saat kumpul keluarga atau teman-teman untuk acara bakar-bakar daging, mencoba kopi sebagai teman santapan terasa lebih nikmat dan menambah kehangatan suasana tanpa mengurangi keberkahan makanan tersebut. Selain itu, menjaga niat dan cara konsumsi daging kurban secara halal serta santun juga menunjukkan rasa syukur kita kepada Allah atas rezeki daging yang diberikan. Jangan lupa untuk membagikan daging kepada yang membutuhkan agar ibadah kurban kita semakin bermakna. Semoga amal ibadah kita di Hari Raya Kurban diterima dan membawa kebaikan untuk kita semua.
























