mesin jahit ini jenis highspeed siap lembur dan stabil. Gak ada drama2 kalo mau dipake untuk jahit bahan tebal dan kuantitas banyak.
gak perlu kita minyaki karena dia udah otomatis jadi praktis.
minusnya jenis mesin jahit ini jarumnya lebih spesifik dan beda dg mesin jahit highspeed lainnya.
selain mesin jahit, kadang aku juga butuh mesin obras untuk merapikan pinggiran kain. merk yg aku pake typical jenis highspeed juga. karena aku butuh mesin jahit yang kuat dan siap berbagai jenis tipe kain.
kalo mesin jahit temen2 apa ni? boleh dong berbagi inspo?? 🥰🥰
... Baca selengkapnyaSejak pakai mesin jahit industri Singer 191D ini, ritme kerjaku di rumah bener-bener berubah. Dulu pakai mesin jahit rumahan kalau dipakai lembur suka cepat panas dan berisik, apalagi kalau jahit bahan tebal kayak denim atau beberapa lapis kain. Setelah pindah ke mesin jahit industri, terutama tipe highspeed seperti Singer 191D, jahitan jadi lebih stabil dan tenaga mesinnya kerasa banget.
Buat yang penasaran sama mesin jahit industri Singer: rasanya memang beda dengan mesin jahit biasa. Suaranya lebih kencang, tapi hasil jahitannya rapi dan konsisten. Aku pakai untuk jahit baju sehari-hari, gamis, kemeja, sampai pesanan kecil-kecilan. Enaknya lagi, mesinnya sudah ada sistem oli otomatis, jadi nggak perlu sering-sering minyaki manual. Tinggal rajin cek oli dan kebersihan area sekitar dinamo dan area jarumnya saja.
Untuk jarum, mesin jahit industri punya spesifikasi sendiri. Di Singer 191D aku pakai jarum Groz-Beckert dengan kode 134 DP X 5, ukuran 85/13. Kode ini penting banget, karena kalau salah jarum biasanya jahitan gampang loncat, benang sering putus, atau kain malah ketarik-ketarik. Jadi kalau baru mau beli jarum, pastikan catat dulu tipe jarum yang cocok dengan model mesin jahitmu.
Selain mesin jahit, mesin obras industri juga sangat kepakai buat aku. Aku pakai merk Typical model GN793-01. Ini jenis mesin obras industri yang juga highspeed, cocok buat merapikan pinggiran kain supaya nggak mudah bertiras. Buat yang biasa terima jahitan baju atau gamis, punya mesin jahit dan obras terpisah itu terasa lebih fleksibel. Jahit di Singer 191D dulu, baru kelilingin pinggiran kain di mesin obras Typical.
Kalau soal jarum mesin obras, aku pakai jarum merk ORGAN NEEDLES dengan kode DC X 1 / MY1023A, ukuran 85/13 juga. Sama seperti mesin jahit, mesin obras industri garmen biasanya pakai jarum dengan kode khusus. Tipsku: simpan saja bungkus jarum dan fotokan, jadi kalau mau beli ulang di toko atau online tinggal tunjukkan kode yang sama.
Banyak yang nanya, lebih enak mesin jahit dan obras jadi satu atau terpisah? Dari pengalamanku, untuk usaha jahit yang mulai sering terima order, punya dua mesin terpisah (satu jahit, satu obras) lebih enak karena bisa kerja lebih cepat dan kalau salah satu mesin bermasalah, yang lain masih bisa dipakai. Tapi kalau masih pemula dan ruangnya terbatas, mesin jahit multifungsi dengan fitur obras bisa jadi pilihan awal.
Soal harga mesin jahit Singer plus meja, biasanya sudah sepaket dengan dinamo, meja, dan kaki. Range harganya tergantung baru atau second dan tipe dinamonya (clutch biasa atau dinamo servo yang lebih hemat listrik dan lebih senyap). Saranku, kalau ada budget lebih, mending langsung pakai dinamo servo karena lebih halus dan kecepatannya bisa diatur.
Terakhir, jangan lupa perhatikan juga hal kecil seperti papan nama penjahit kalau mau serius buka jasa jahit. Tulis jelas layanan apa saja yang kamu kerjakan, nomor WA, dan jam operasional. Papan nama sederhana tapi rapi di depan rumah bisa banget bantu orang tahu kalau kamu buka jasa jahit.
Kalau teman-teman ada yang pakai mesin jahit singer jadul atau mesin jahit industri merk lain, boleh share juga plus minusnya. Biar kita sama-sama bisa bandingin, apakah lebih cocok pakai mesin jahit industri full seperti Singer 191D atau masih nyaman dengan mesin multifungsi yang jahit dan obras jadi satu.