Nyesel deh baru tw dating Apps ini,,bisa dapet teman ataupun pasangan yang cocok dan ga boring . Yuk download juga.!! @Boo | Personality Social App💞 ✨❤️ #BooDatingApps #datingapps

2025/11/7 Diedit ke

... Baca selengkapnyaJujur, sebelum kenal Boo aku sempat skeptis sama dating apps. Udah install beberapa aplikasi, match-nya sih banyak, tapi isi chat cuma “lagi apa?”, “kerja di mana?”, ujung-ujungnya ghosting atau malah jadi obrolan yang garing. Kerasa banget buang waktu, apalagi kalau kamu sebenarnya cari hubungan yang lebih deep, bukan cuma kenalan seadanya. Waktu coba Boo dating app, hal pertama yang bikin aku tertarik adalah cara mereka nanya tujuan kita pakai aplikasi. Ada pilihan HUBUNGAN SINGKAT, PASANGAN SERIUS, HUBUNGAN SINGKAT TERBUKA UNTUK SERIUS, HUBUNGAN SERIUS TERBUKA, bahkan kalau masih ragu juga ada. Buat aku ini penting, karena dari awal kita sudah tahu sama-sama mau ke arah mana, jadi nggak cuma cari teman tidur wanita atau hubungan singkat tanpa kejelasan. Terus, Boo juga tanya jenis kelamin dengan opsi Pria, Wanita, Non-binary. Rasanya lebih inklusif, dan bikin nyaman karena kita bisa jujur soal identitas diri. Setelah aku atur preferensi dan isi profil, baru kerasa bedanya: obrolan itu langsung nyambung, bukan sekadar basa-basi. Di sini kelihatan banget kalau Boo memang aplikasi social dating, bukan cuma tempat cari pasangan instan. Yang paling aku suka, dari hobi bisa turun ke hati. Misalnya aku tulis suka baca buku psikologi dan nonton film dokumenter, ternyata ketemu orang yang suka topik serupa. Dari sana obrolan jadi lebih bermakna, bisa bahas hal-hal yang bikin kita mikir, bukan cuma “udah makan belum?”. Jadi kalau kamu mau mulai message yang bermakna, Boo cukup bantu buat filter orang yang lebih cocok secara kepribadian. Buat yang masih penasaran dan mungkin datang dengan niat pendekatan yang lebih santai, menurutku tetap bisa. Di Boo ada juga pilihan Kencan, Hubungan singkat tapi terbuka untuk serius, dan Teman. Kamu bahkan bisa pilih dua-duanya: cari teman dan sekaligus nggak menutup kemungkinan ke arah hubungan serius. Jadi nggak kerasa seolah dipaksa langsung komit kalau belum siap. Saran dari aku, sebelum pakai Boo dating app atau aplikasi boo apa pun, luangin waktu buat isi profil dengan jujur. Tulis hobi, values, dan harapan kamu dalam hubungan. Jangan cuma fokus ke fisik atau foto, tapi tunjukkan sedikit kepribadian. Dari pengalamanku, ketika kita jujur dari awal, orang yang datang juga biasanya lebih tulus. Sekarang aku udah jarang banget ketemu chat yang kaku. Bahkan beberapa orang yang kenalan lewat Boo masih intens kontak sampai sekarang, ada yang jadi teman curhat, ada juga yang pelan-pelan ke arah hubungan lebih serius. Jadi kalau kamu juga capek buang waktu di dating apps yang isinya cuma basa-basi, mungkin saatnya coba Boo dan rasain sendiri bedanya.

Cari ·
hoodie cowok putih polos