Nico de Loyola artes adalah seorang pelaut asal negara Filipina, Foto dan videonya banyak di salah gunakan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab.banyak akun akun palsu yang memakai foto dan videonya dan sudah banyak memakan korban,, Maka dari itu berhati-hatilah menggunakan media sosial jangan baper jika ada yang mengajak kenalan dengan foto tersebut karena yang mengajak kenalan itu bukan yang asli melainkan para penipu yang ujung-ujungnya pasti akan meminjam sejumlah uang dengan berbagai modus.. waspada buat para pengguna media sosial jangan gampang percaya, jangan baper, jangan mau di bodohin dan di tipu sama para scammer yang suka menggunakan foto orang orang ganteng sebelum percaya alangkah baiknya mencari info dan selediki terlebih dahulu,, mau akun asli mau akun palsu kalau pria membahas masalah materi dan menjual kesedihan fixs itu penipu,, menjauhlah dari pria2 yg sperti itu karena pria yang baik akan merasa malu kalau sampai meminjam uang ke pasangannya pria baik itu punya harga diri dan pria yg suka pinjam uang dan memanfaatkan pasangannya itu bukan pria yang baik dan bertanggungjawab maka dari itu tetap waspada jangan mau di bodohi sama pria mokondo dan penipu!!!!
2025/4/28 Diedit ke
... Baca selengkapnyaAku pertama kali tahu soal Nico de Loyola Artes dari video tentang kehidupan di kapal kargo. Dia itu marinong Bisaya asal Filipina, sering banget upload selfie pakai seragam kerja oranye di kapal, kadang pakai helm putih di dek dengan latar kontainer dan laut, kadang juga santai pakai hoodie hitam atau kaus merah marun. Dari situ kelihatan kalau dia memang beneran pelaut, bukan model abal-abal.
Masalahnya, justru karena fotonya bagus dan dia kelihatan ganteng serta berkepribadian menarik, banyak scammer yang memanfaatkan. Mereka bikin akun palsu pakai namanya, misalnya format mirip @nicholasxnick, pakai foto berseragam dengan tulisan samar seperti "hip Finance International" di bajunya, atau selfie di dek kapal dengan latar garis pantai. Buat orang yang nggak terlalu ngecek detail, kelihatannya semua itu asli.
Biasanya modusnya gini: akun palsu tiba-tiba follow atau add friend duluan, lalu mulai say hi dengan bahasa manis. Mereka mengaku kerja di kapal kargo, jauh dari keluarga, hidup kesepian, dan pengin cari pasangan serius. Di awal obrolan mereka akan bersikap super perhatian supaya kamu cepat baper. Setelah merasa dekat, barulah mereka mulai pelan-pelan bahas masalah uang.
Ciri-ciri penipu yang sering aku lihat:
1. Baru kenal sebentar sudah bilang sayang atau ngajak nikah.
2. Banyak cerita kesedihan: gaji belum cair, ada anggota keluarga sakit, atau dompet hilang di kapal.
3. Minta dikirimin uang dengan berbagai alasan, kadang pakai istilah kerjaan kapal biar terdengar meyakinkan.
4. Akun sering private tapi pakai foto-foto menarik di kapal, pakai helm, seragam oranye, atau bandana hitam.
Kalau kamu ketemu akun yang mengaku Nico de Loyola Artes, jangan langsung percaya meski fotonya sama persis. Cek dulu:
- Username: bandingkan dengan akun resmi di Instagram dan TikTok yang follower-nya puluhan ribu.
- Aktivitas: akun asli biasanya punya banyak video tentang kehidupan di kapal kargo, bukan hanya beberapa foto saja.
- Cara ngomong: scammer cenderung buru-buru bawa ke topik materi.
Pengalaman pribadi atau dari cerita teman-teman, pola penipuan pakai foto pelaut ini mirip-mirip. Awalnya bikin kamu merasa istimewa, lalu ada momen di mana dia akan bilang butuh bantuan darurat. Di situ kamu diuji: kalau kamu mulai kasihan dan ngikut transfer uang, biasanya mereka akan terus-terusan cari alasan baru.
Prinsip yang sekarang selalu aku pegang: pria yang baik itu punya harga diri dan tanggung jawab, dia nggak akan gampang minta pinjam uang ke orang yang baru dia kenal online, apalagi sambil menjual kesedihan. Kalau di awal PDKT saja sudah bahas materi, itu red flag besar.
Jadi kalau kamu lagi di-approach akun yang pakai foto Nico atau pelaut lain, jangan langsung baper. Simpan dulu fotonya, cek di mesin pencari gambar, cari nama lengkapnya, dan lihat apakah ada info resmi tentang dia. Lebih baik kelihatan sedikit curiga daripada akhirnya jadi korban. Media sosial itu seru, tapi tetap harus waspada supaya nggak dibodohi sama scammer yang pakai wajah orang lain sebagai tameng.
Lihat komentar lainnya