... Baca selengkapnyaAku mau cerita lebih detail soal pengalaman lewat Terminal Feri Tawau buat kamu yang lagi cari info ferry Tarakan–Tawau atau Tawau–Nunukan. Jujur, sebelum berangkat aku juga bingung, soalnya info di internet soal tawau ferry terminal ini agak terbatas.
Begitu sampai di pelabuhan Tawau (Tawau Ferry Terminal Sabah), pertama yang aku cari adalah loket tiket feri ke Indonesia. Di dalam terminal ada konter dengan papan harga yang lumayan jelas: ada tiket feri, cukai/biaya terminal, dan kadang ada service charge kecil. Saran dari aku, siapkan uang tunai ringgit yang cukup, karena belum tentu semua konter menerima kartu. Jangan lupa pegang paspor dan dokumen penting di tangan, soalnya petugas sering minta lihat saat beli tiket.
Untuk rute, biasanya ada beberapa pilihan: ferry Tawau to Tarakan dan Tawau to Nunukan. Kapal yang sering dipakai itu Indomaya atau Indomaya Express, misalnya Indomaya Tiga. Di terminal ada layar jadwal keberangkatan yang menampilkan jam feri Tawau–Tarakan dan Tawau–Nunukan serta status berangkat/tunda. Aku biasa datang minimal 1,5–2 jam sebelum jadwal, jaga-jaga kalau antre imigrasi panjang.
Setelah beli tiket di agen (contohnya kantor "Perkhidmatan Pelayaran Gemilang" atau agen lain), kamu biasanya diminta isi formulir penumpang. Jangan malas baca instruksi di dinding, di sana ada info penting tentang proses boarding, jam tutup counter, dan hal yang dilarang dibawa ke kapal. Kalau kamu dari Tarakan atau Nunukan yang mau ke Tawau, prosesnya mirip tapi di pelabuhan feri Tarakan/Nunukan; sebaiknya tanya ke agen lokal soal jadwal speed Nunukan–Tarakan atau sambungan feri Nunukan–Tawau.
Masuk ke area PERLEPASAN (Departure Hall), di sinilah proses imigrasi berlangsung. Biasanya ada jam tertentu, misalnya check-in dan imigrasi mulai sekitar pukul 10.00 pagi untuk kapal yang berangkat 10.30. Jadi kalau kamu cari info jadual feri Tawau ke Tarakan, jangan cuma lihat jam kapalnya, tapi juga perhitungkan waktu untuk antri imigrasi. Petugas akan cek paspor, kad kedatangan/keberangkatan, dan kadang tanya tujuan.
Menuju kapal, kamu akan lewat jembatan dengan tulisan "Selamat Jalan, See You Again" dan peringatan "Awas berhati-hati semasa menuruni jambatan". Di sinilah terasa vibe "balik ke Indonesia via laut". Kapal Indomaya Tiga biasanya sandar tak jauh dari ujung jembatan, dan petugas akan arahkan kamu ke pintu masuk sesuai nomor kursi.
Di dalam kapal, kursinya model deretan seperti di pesawat ekonomi. Untuk rute Tawau–Tarakan atau Tawau–Nunukan, perjalanan sekitar 4 jam, tergantung cuaca dan antrian di pelabuhan. Di beberapa perjalanan, kru kapal menyediakan makanan ringan dan air mineral, tapi aku tetap sarankan bawa bekal sendiri (snack dan minum) untuk jaga-jaga, terutama kalau bawa anak kecil.
Buat kamu yang dari Indonesia dan mau ke Malaysia (ferry Tarakan ke Tawau atau Nunukan–Tawau ferry), tipsnya sama: cek jadwal terbaru (kadang berubah saat musim libur atau cuaca buruk), siapkan uang tunai untuk pajak pelabuhan di kedua sisi, dan simpan semua struk pembayaran. Pelabuhan Tawau cukup tertib, tapi jam ramai bisa bikin antrean panjang, jadi datang lebih awal itu kunci.
Intinya, perjalanan via pelabuhan Tawau dan pelabuhan feri Tarakan/Nunukan ini cukup nyaman kalau kamu sudah tahu alurnya: beli tiket di agen resmi, cek jadwal feri Tawau–Tarakan atau Tawau–Nunukan, siapin paspor dan uang tunai, datang lebih awal ke terminal ferry Tawau, lalu ikuti saja petunjuk petugas. Semoga pengalaman aku bisa jadi gambaran buat kamu yang mau coba rute laut ini.