The power of netizen..

Seorang pemilik warung mi kuah kepiting merasa tempatnya sepi, lalu muncul ide aneh dengan memakaikan tempurung kepiting bekas rebusan di kepala kucing peliharaannya untuk mencari perhatian. Foto itu viral, orang-orang ramai mencoba hal yang sama dengan kucing mereka, tempurung kepiting mendadak jadi tren, dan si kucing berubah jadi selebritas #cat #kucing #kucingmujaer #kucingrumahan #kucingimut

2025/9/17 Diedit ke

... Baca selengkapnyaKalau ngomongin kucing nyeleneh, yang satu ini sih nggak ada obat. Awalnya cuma iseng biar warung mi kuah kepitingnya nggak sepi-sepi amat, eh malah jadi kampanye viral. Seekor kucing tabby berbulu cokelat yang polos banget tiba-tiba dipakaikan tempurung kepiting oranye bekas rebusan di kepalanya. Kebayang nggak, muka kucing dengan mata bulat besar sok kalem tapi kepalanya kayak pakai helm kepiting? Yang bikin lucu, foto itu tersebar ke mana-mana. Netizen tuh emang kalau lihat hal unik dikit, auto di-save, di-share, dijadiin meme. Banyak yang komen, remake pose yang sama, sampai bikin versi kucing mereka sendiri pakai tempurung kepiting. Ada yang cocok, ada yang jelas-jelas kucingnya nggak mau diajak kerja sama dan kabur duluan. Dari sisi pemilik warung, ini contoh gimana ide nyeleneh bisa jadi strategi marketing gratis. Tanpa iklan berbayar, cuma modal kucing rumahan dan tempurung kepiting, omzet warung sup kepiting bisa meroket. Orang-orang datang bukan cuma buat makan, tapi juga penasaran pengin lihat langsung si kucing seleb yang biasa nongkrong di dekat panci kuah kepiting. Kalau kamu punya kucing di rumah dan kepikiran pengin bikin konten kucing nyeleneh juga, menurutku ada beberapa hal yang perlu banget diperhatiin: 1. Utamain kenyamanan kucing. Kucing tabby di cerita ini kelihatan santai karena tempurung kepitingnya nggak terlalu sempit dan cuma dipakai sebentar buat foto. Kalau kucingmu kelihatan risih, langsung lepas saja. 2. Pastikan tempurung kepiting bersih. Jangan sampai masih ada duri atau bagian tajam yang bisa melukai telinga atau kepala kucing. Bilas sampai bersih dari bumbu dan minyak, soalnya kucing sensitif sama bau menyengat. 3. Jangan dipaksa. Kucing rumahan punya karakter beda-beda. Ada yang santai dan suka diperhatiin, ada yang sensitif dan gampang stres. Kucing imut di foto bisa kelihatan menggemaskan, tapi di balik layar mungkin cuma dikasih waktu beberapa detik sebelum dilepas lagi. 4. Fokus di momen natural. Kadang ekspresi kucing paling lucu itu pas mereka lagi melotot bingung atau sedikit manyun. Justru di situlah kesan kucing nyeleneh muncul dan bikin orang relate. Menurutku, fenomena kucing nyeleneh kayak gini nunjukin seberapa besar power netizen zaman sekarang. Hal yang kelihatannya receh—seekor kucing tabby berbulu cokelat dengan tempurung kepiting oranye di kepalanya—bisa nge-boost bisnis kecil sampai dikenal banyak orang. Jadi kalau kamu punya usaha kecil, jangan remehkan konten sederhana yang jujur dan apa adanya. Kadang hal random yang paling nggak direncanakan justru yang paling mudah viral. Kamu sendiri tim suka kucing nyeleneh atau lebih suka kucing kalem yang cuma rebahan di sudut rumah? Siapa tahu, kucing rumahanmu yang imut itu bakal jadi selebritas berikutnya gara-gara ide random yang kepikiran pas lagi bosan di warung atau dapur.