Puasa kok jadi alasan buat malas-malasan?

Postingan kali ini bukan mau menggurui ya. Lebih ke berbagi pengalaman saja.

Sering kutemui beberapa teman yang ngeluh capek dan lemas selama puasa, ujung-ujungnya bekerja dengan seadannya.

Pas banget aku habis ditampar sama guru healingku.

Kok ditampar? Iya ditampar sama kalimat berikut:

“Bekerja saat puasa itu bukan penghalang dapat pahala. Justru niatkan bekerja itu untuk Allah SWT dan lakukan yang terbaik, maka pahala akan menyertai setiap gerakanmu”

Ya!

Ada yang ikut ketampar juga? 🤧

Yuk kembali luruskan niat, apapun yang kamu lakukan itu niatkan untuk Allah SWT. ❤️

#RamadhanGuide #awarness #mentalhealthawareness #mentalhealthjourney

3/6 Diedit ke

... Baca selengkapnyaPengalaman pribadi selama menjalani puasa Ramadan menunjukkan betapa niat yang kuat dan benar sangat berpengaruh terhadap produktivitas kita sehari-hari. Saya pernah merasakan kejenuhan dan lemas yang membuat saya hampir menyerah dan malas-malasan selama berpuasa. Namun, setelah merenung dan mengubah mindset, saya mulai mencoba untuk memaknai setiap aktivitas sebagai bentuk ibadah. Dengan mengingat bahwa bekerja dan melakukan aktivitas dengan niat karena Allah SWT memberikan semangat yang berbeda. Misalnya, saat menjalani tugas kantor, saya tidak hanya fokus pada hasil kerja saja, tapi juga berdoa agar niat dan usaha saya mendapat berkah dan pahala. Cara ini membantu saya lebih fokus dan mengurangi rasa lelah. Selain itu, menjaga pola makan saat sahur dan berbuka juga sangat penting supaya energi kita selama berpuasa tetap terjaga. Saya selalu pastikan mengonsumsi makanan bergizi dan cukup cairan untuk menghindari dehidrasi dan kelelahan. Olahraga ringan juga membantu menjaga kebugaran tubuh tanpa membuat tubuh terlalu lelah. Saya juga belajar untuk tidak terlalu memaksakan diri jika memang kondisi fisik tidak memungkinkan. Memberikan waktu istirahat yang cukup justru membuat tubuh dan pikiran lebih segar untuk menjalani aktivitas. Namun yang paling utama adalah selalu mengingat tujuan utama berpuasa dan bekerja: menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya untuk Allah SWT. Pesan dari guru healing saya sangat bermakna, bahwa "Bekerja saat puasa bukan penghalang untuk mendapatkan pahala, justru dengan niat yang tulus, pahala akan menyertai setiap langkahmu." Ini bukan hanya motivasi tapi juga pengingat agar kita tidak menganggap puasa sebagai beban, melainkan kesempatan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketaatan. Jadi, ketika kamu merasa malas saat puasa, cobalah ingat kembali niat dan tujuan ibadahmu. Lakukan yang terbaik dalam pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, karena setiap usaha yang diniatkan untuk Allah memiliki nilai pahala. Semoga pengalaman ini bisa menginspirasi dan memberikan semangat baru bagi siapa saja yang sedang menjalankan puasa.