5 hari yang laluDiedit ke

... Baca selengkapnyaDalam dunia kesehatan, interaksi antar profesional yang sejenis bisa menimbulkan rasa gugup yang tidak terduga. Saya pernah merasakan hal serupa dimana saat memeriksa pasien yang ternyata sejawat saya sendiri—seorang bidan dengan gelar S2 dari universitas ternama seperti UNPAD. Perasaan gemetar ini sebenarnya wajar karena ada tekanan tersendiri untuk menunjukkan kompetensi dan sikap profesional terbaik ketika berhadapan dengan orang yang sama 'garis profesi'. Selain itu, pasien yang memiliki latar belakang pendidikan setara atau bahkan lebih tinggi bisa membuat kita merasa harus ekstra hati-hati dalam menjelaskan atau mengambil keputusan selama proses pemeriksaan. Pengalaman ini mengajarkan saya pentingnya menjaga komunikasi yang baik dan tetap rendah hati. Meskipun mereka sejawat, kita harus tetap menghargai peran dan keputusan mereka sebagai pasien. Bahkan, momen seperti ini memperkuat ilmu dan kepercayaan diri saya sebagai bidan karena bisa berbagi pengetahuan sekaligus saling memahami kondisi satu sama lain. Bagi rekan bidan atau tenaga kesehatan lainnya, jangan takut untuk menghadapi pasien dengan latar belakang profesional yang sama. Jadikan ini sebagai kesempatan belajar dan bertukar pengalaman. Ingat, pada akhirnya tujuan kita semua adalah memberikan pelayanan terbaik bagi kesehatan reproduksi pasien. Dengan begitu, rasa gugup akan berangsur hilang dan digantikan dengan rasa percaya diri yang semakin kuat.