Work From Anywhere ❌

Katanya sekarang zamannya work from anywhere.

Kerja bisa dari rumah, dari kafe, bahkan sambil traveling.

Tapi bagi kami para nakes, work from anywhere itu tidak berlaku.

Karena pasien tidak bisa menunggu kami bekerja dari jauh.Kami tetap datang ke tempat yang sama: Puskesmas,

rumah sakit, klinik, ruang bersalin, IGD.

Di tempat orang berjuang antara sakit dan sembuh,

di situlah kami harus selalu ada... 🩺🤍

#RamadhanGuide

#DapurLemon8

#BudeLemon8

#SetujuGak

#PengalamanKu

3/16 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai tenaga kesehatan, saya sangat memahami betapa pentingnya kehadiran fisik di fasilitas kesehatan seperti puskesmas, rumah sakit, atau klinik. Meskipun tren Work From Anywhere tengah populer di berbagai sektor, kami harus terjun langsung ke lapangan karena pasien membutuhkan pelayanan medis yang cepat dan tepat waktu. Di puskesmas, seperti yang disebutkan pada REMISI (Rekam Medis Terintegrasi), data pasien sangat bergantung pada sistem yang terkadang harus langsung diakses melalui komputer di tempat. Ini membuat kerja jarak jauh menjadi tidak memungkinkan karena tidak semua proses bisa dilakukan secara daring tanpa mengorbankan kualitas pelayanan. Selain itu, situasi darurat di ruang IGD atau ruang bersalin memerlukan tenaga kesehatan standby secara fisik agar bisa segera memberikan intervensi. Saya pernah mengalami sendiri saat seorang pasien dalam kondisi kritis membutuhkan penanganan cepat, di mana kehadiran langsung saya bisa menyelamatkan nyawanya. Meski bekerja di fasilitas kesehatan memiliki tantangan tersendiri, seperti harus berada di tempat kerja secara rutin, hal ini juga memberikan kepuasan batin tersendiri karena bisa langsung membantu orang yang sedang berjuang antara sakit dan sembuh. Inilah alasan utama mengapa konsep Work From Anywhere kurang cocok untuk profesi kami. Namun, bukan berarti tidak ada inovasi di bidang ini. Penggunaan sistem rekam medis terintegrasi membantu kami dalam mengelola data pasien dengan lebih efektif dan bisa menjadi solusi saat ada kebutuhan administratif yang dapat dikerjakan dari jarak jauh, tentunya dengan tetap mengutamakan pelayanan langsung sebagai prioritas utama. Bagi teman-teman tenaga kesehatan di luar sana, mari kita terus mendukung satu sama lain dan menjaga semangat pelayanan agar bisa selalu hadir ketika pasien membutuhkan kami. Pelayanan dari hati dan kehadiran fisik adalah kunci untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.