OOTD 4 MUSIM‼️ 🇯🇵

Hai, lemonbeibs🍋✨

Kali ini aku mau sharing OOTD selama 4 musim di Jepang!

🌸Spring (Maret–Mei)

Suhu: 5–20°C

Ciri: Cuaca mulai hangat tapi masih bisa dingin, apalagi pagi dan malam.

Ootd tips:

🌸Cocok bgt pake baju santai gak terlalu tipis, karena cuacanya masih dingin, sedikit panas.

☀️ Summer (Juni–Agustus)

Suhu: 25–35°C + lembap banget 😅

Ciri: Panas dan lembap, tapi tetap sopan dan stylish.

☀️Cocok bgt pake baju yg tipis dan stylish, biasanya musim panas udah mulai banyak yg pake baju lengan pendek atau tanpa lengan.

🍁 Autumn (September–November)

Suhu: 2–20°C

Ciri: Udara mulai sejuk, daun berubah warna

🍂Cocok bgt pake baju yg udah agak tebel, karena cuacanya udah mulai dingin, dan banyak angin.

❄️ Winter (Desember–Februari)

Suhu: 0–10°C (apalagi di Hokkaido, bisa di bawah 0 🥶)

Ciri: Dingin banget, jadi fokus ke kehangatan.

❄️Wajib bgt pake baju tebel, dan berlapis 2/3 karena dinginnya extra.

Kalo kalian suka musim apa nih??

komen dibawah yaa ☃️

Lemon8_ID Lemon8Cantik

#KeseharianKu #RumahKu #JujurAja #WajibTau #fashiontips

2025/10/13 Diedit ke

... Baca selengkapnyaPas pertama kali ngerasain musim semi di Jepang, aku agak kaget karena bayanganku bakal hangat banget, ternyata pagi–malamnya masih dingin, apalagi kalau lagi hunting bunga sakura. Jadi buat kalian yang lagi cari inspirasi outfit musim semi di Jepang, ini rangkuman pengalaman versi aku. Musim semi biasanya Maret–Mei, tapi rasanya beda-beda tergantung kota. Di Tokyo, awal Maret masih kerasa dingin, perlu jaket yang cukup tebal. Menjelang akhir April baru berasa lebih hangat. Makanya konsepnya: **layering**. Jangan cuma bawa satu jaket super tebal, tapi bawa beberapa outer yang bisa ditumpuk. Untuk atasannya, aku sering pakai kaos lengan panjang atau inner heattech tipis, lalu dilapis dengan kemeja atau knit tipis, dan di luar baru jaket. Di foto-foto OOTD musim semi, jaket hitam atau krem itu kepake banget karena gampang dipaduin sama rok putih panjang atau jeans. Warna netral seperti hitam, putih, krem, dan beige aman buat segala spot foto, termasuk taman sakura. Buat hijabers, pilih bahan hijab yang nggak terlalu licin dan nggak terlalu tipis. Pashmina atau segi empat bahan voal yang agak tebal enak banget karena bisa nutup leher dan telinga yang sering kena angin dingin. Kalau kalian tipe yang gampang kedinginan, bawa inner hijab yang menutup telinga, super ngebantu kalau lagi foto lama di bawah pohon sakura. Untuk bawahan, aku suka rok plisket atau rok putih panjang karena selain sopan, kelihatan cantik banget di foto dengan background bunga sakura. Kalau kalian banyak jalan, celana jeans lebar juga oke, tinggal pakai legging tipis di dalam kalau anginnya lagi kencang. Sepatu jangan lupa! Musim semi itu sering banget masih ada hujan, jadi sneakers yang nyaman dan anti slip penting. Hindari sepatu baru yang belum pernah dipakai, nanti malah lecet karena tiap hari bisa jalan ribuan langkah. Satu lagi: walaupun udaranya sejuk, matahari bisa cukup terik. Kacamata hitam dan sunscreen wajib banget, biar foto tetap kece tanpa muka merah kebakar. Kalian bisa mix & match jaket hitam, jaket krem, rok putih, dan jeans lebar buat beberapa hari, jadi koper nggak terlalu penuh tapi outfit di foto tetap kelihatan beda-beda. Intinya, outfit musim semi di Jepang itu kombinasi antara hangat, nyaman buat jalan, tapi tetap fotogenic di antara bunga sakura. Kalau kalian punya tinggi badan kecil atau besar, jangan khawatir, yang penting proporsi: atasan jangan terlalu panjang kalau bawahannya lebar, biar badan tetap kelihatan jenjang di foto liburan kalian.

Cari ·
outfit musim semi di jepang

12 komentar