Kali ini aku mau sharing beberapa tips kalo kalian pengen pergi ke Jepang!!
1. Tisu toilet yg kalian pake, gaperlu buang ke temoat sampah ya, karna bisa langsunv di flush, karna dibuat mudah hancur ✨
2. Buang sampah harus dipisah! ini wajib bgt! karna nanti cara pengelolahan juga beda✨
apalagi kalo kalian tinggal disini, kalo salah buang sampah auto disamperin petugasnya loh!
3. Kalo mau ke Jepang aku saranin pas musim gugur, emang sih gak ketemu sakura, tapi asli pemandangannya menurutku lebih baguss!! udah gitu cuacanya juga ademm😍
4. Naik taksi gak semahal itu ko! tergantung jarak aja, dan menurutku masih sangat terjangkau.
5. Siap-siap pegel kalo kesini, di Jepang mayoritas dari mereka sering jalan kaki, gak heran kalo anak aku aja sekarang kuat bgt jalan jauh berjam-jam hehe
6. Di kombini banyak bgt produk praktis, bahkan banyak juga loh vitamin buat jaga imun, selama kamu jalan-jalan disini✨
... Baca selengkapnyaPas pertama kali ke Jepang, aku juga sempat mikir: “Ini tisu toiletnya dibuang ke mana ya? Apa harus pakai flush japan app segala?” Jadi aku mau share lebih detail soal cara pakai tisu toilet di Jepang dan hal-hal kecil di toilet umum yang sering bikin turis bingung.
Di Jepang, hampir semua tisu toilet itu water-soluble, jadi memang didesain gampang hancur di air. Makanya, tisu toilet dibuangnya langsung ke dalam kloset lalu di-flush, bukan ke tempat sampah. Di beberapa WC umum, bahkan nggak ada tempat sampah di dalam bilik, karena tisu memang wajib masuk ke toilet. Kalau kamu tetap buang ke tempat sampah, biasanya bakal ada pengumuman atau stiker teguran, jadi mending ikutin aturan mereka ya.
Soal tombol flush, tiap toilet bisa beda-beda bentuknya. Ada yang pakai tuas, ada tombol besar kecil, ada juga yang gabung sama panel canggih kayak washlet. Biasanya ada tulisan “大” (besar) dan “小” (kecil). ‘Besar’ buat buang air besar, ‘kecil’ buat buang air kecil. Kalau bingung, aku biasanya pilih yang gambar air atau tombol paling besar yang jelas-jelas untuk flush. Di beberapa tempat, tombol flush suka tersembunyi di dinding atau di atas tangki, jadi jangan panik kalau nggak nemu, coba cek pelan-pelan sekeliling.
Untuk hal-hal pribadi kayak pembalut atau tampon, ini beda ya dengan tisu toilet. Itu jangan dibuang ke kloset. Biasanya di samping kloset ada tempat sampah kecil khusus sanitary. Nah, isi yang kayak gini wajib masuk ke situ, bukan di-flush. Kalau kamu isi tisu lain yang tebal atau tisu wajah (facial tissue), sebaiknya juga jangan di-flush karena nggak secepat hancur tisu toilet.
Aku juga sering ketemu toilet model lama yang nggak punya suara air tambahan, dan ada juga yang pakai tombol sound (kadang tulisannya “音姫”/oto-hime) buat nyamain suara biar kamu nggak malu kalau lagi pakai toilet. Tombol itu hanya mengeluarkan suara air, bukan flush ya, jadi jangan ketuker.
Kalau kamu pakai toilet di kombini kayak FamilyMart, Lawson, atau 7-Eleven, aturannya kurang lebih sama: tisu toilet langsung di-flush. Kombini di Jepang tuh niat banget jaga kebersihan, jadi usahakan kamu juga rapi, jangan ninggalin tisu berceceran. Menurutku, toilet kombini ini penyelamat kalau lagi banyak jalan kaki keliling kota.
Intinya, bikin mindset: tisu toilet di Jepang = buang ke kloset + flush. Hal kecil tapi penting biar kamu nggak bikin mampet toilet orang, nggak bikin malu sendiri, dan tetap sopan sebagai tamu di negara orang. Kalau suatu saat kamu bingung soal tombol, nggak apa-apa pelan-pelan baca labelnya atau lihat contoh orang lokal dulu, lama-lama bakal kebiasa kok.
semoga aku dan keluarga ku bisa ke Jepang.. amiiin 🤲🏻✨