Mksh anak2 soleh solehah mama
Sebagai seorang ibu, doa untuk anak perempuan itu rasanya nggak pernah putus, dari anak masih dalam kandungan sampai sudah besar sekali pun. Di momen Hari Ibu ini, aku jadi makin tersentuh waktu baca ucapan "Selamat Hari Ibu, i love you, sehat selalu ya bu" dari anak. Dari situ aku juga ingin menuliskan doa balik untuk mereka, terutama untuk anak perempuan. Biasanya aku mulai dengan doa sederhana setelah salat, sambil menyebut nama mereka satu per satu. Kurang lebih begini: “Ya Allah, jadikanlah anak perempuanku anak yang salehah, lembut hatinya, kuat imannya, dijaga dari pergaulan yang tidak baik, dan dekat dengan orang tuanya.” Doanya mungkin terlihat singkat, tapi setiap kata itu benar-benar dari hati. Selain dalam bahasa Indonesia, kadang aku juga pakai doa dalam bahasa Arab yang diajarkan orang tua dulu, misalnya: “Rabbi habli min ladunka zurriyyatan tayyibah,” yang artinya memohon dikaruniai keturunan yang baik. Aku tambahkan juga, “Ya Allah, panjangkan umur anak-anakku, berikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan hidup untuk mereka.” Kata-kata seperti “dipanjangkan umurnya, diberi kebahagiaan dan keberkahan hidup” itu sekarang makin terasa maknanya, apalagi ketika kita sadar waktu bersama anak itu ternyata cepat sekali. Hal lain yang sering aku lakukan adalah menyelipkan doa ketika menyiapkan makanan atau membereskan kamar mereka. Sambil lipat baju anak perempuan, aku suka bisik dalam hati: “Ya Allah, jadikan dia perempuan yang kuat, mandiri, tapi tetap lembut dan sayang keluarga.” Menurutku, doa seorang ibu kepada anaknya itu tidak harus selalu panjang dan formal; yang penting tulus dan konsisten kita panjatkan. Kalau kamu juga punya anak perempuan, kamu bisa bikin kebiasaan kecil seperti menuliskan doa di kertas lalu disimpan di buku harian, atau di catatan HP. Kadang aku tulis, “Semoga kamu tumbuh jadi anak yang berani bermimpi, tapi tetap ingat salat, sayang sama ibu dan ayah, dan tidak mudah putus asa.” Nanti kalau anak sudah besar, catatan doa-doa ini bisa jadi kenangan yang bikin haru saat dibaca ulang. Menurutku, Hari Ibu bukan cuma soal anak mengucapkan terima kasih atas kasih sayang dan pengorbanan ibu, tapi juga momen ibu untuk bersyukur punya anak. Lewat doa untuk anak perempuan, kita seperti mengikat lagi hubungan batin dengan mereka. Ucapan sederhana seperti “Selamat Hari Ibu, terima kasih, i love you” dari anak, aku balas dengan doa yang mungkin tidak mereka dengar langsung, tapi aku yakin Allah dengar dan jaga mereka setiap hari.


























![Gambar memaparkan doa Nabi kepada Ibnu Abbas untuk anak soleh solehah, dengan teks Arab, transliterasi, dan terjemahan 'Ya Allah, berilah kefahaman kepadanya dalam urusan agama dan ajarkannya ilmu takwil (tafsir al-Quran).' [HR AHMAD].](https://p16-lemon8-cross-sign.tiktokcdn-eu.com/tos-alisg-v-a3e477-sg/o8eEyVXoDDgfB4x9VgFDAMIEbJqkAVpf7AERAY~tplv-sdweummd6v-shrinkf:640:0:q50.webp?lk3s=66c60501&source=seo_middle_feed_list&x-expires=1816236000&x-signature=EWq2H%2FOMX0XEbPvCV3G2Lgz2CjI%3D)
![Gambar menunjukkan doa Nabi Ibrahim untuk anak soleh solehah, dengan teks Arab, transliterasi, dan terjemahan 'Wahai Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan solat. Ya Tuhan Kami, perkenankanlah doaku.' [QS. IBRAHIM: 40].](https://p16-lemon8-cross-sign.tiktokcdn-eu.com/tos-alisg-v-a3e477-sg/o0DBGyBciAvTfg9LAtlUECS9U1lEIcAfgos5Wi~tplv-sdweummd6v-shrinkf:640:0:q50.webp?lk3s=66c60501&source=seo_middle_feed_list&x-expires=1816236000&x-signature=PdXYQvpU4rA2vR%2FJKYZDd9oT8Vo%3D)








