Tamora Coffee seseh
Slow Morning at Tamorra Coffee
If you’re exploring the quiet side of Bali, don’t miss Tamorra Coffee in Seseh 🤍
Tucked away from the busy streets, this cozy spot is perfect for a slow morning or a relaxed afternoon. The atmosphere feels calm and intimate, with tropical vibes and fresh ocean air.
✨ Great for working remotely
✨ Cute date spot
✨ Solo coffee time
✨ Catching up with friends
Their coffee is rich and smooth, and the pastries pair perfectly with your favorite latte ☕🥐
Come early for a peaceful start to your day or just before sunset for the golden hour glow 🌅
A cup of coffee at Tamorra, and suddenly the day feels lighter ✨
#TamorraCoffee #SesehBali #HiddenCafe #BaliCoffee #SlowLiving
Pertama kali ke Tamorra Coffee di Seseh, aku langsung jatuh cinta sama suasananya. Dari luar, tampilan kafe Tamorra Coffee cukup mencuri perhatian: arsitektur modern dengan sentuhan atap jerami, motor-motor terparkir rapi di depan, dan langit biru berawan yang bikin vibe-nya berasa tropis banget. Begitu masuk, langsung disambut interior kayu hangat dan pemandangan sawah hijau dari jendela besar – beneran tempat yang pas buat slow morning. Buat yang suka ngopi serius, barista di Tamorra Coffee keliatan profesional. Di balik konter, beberapa barista sibuk mainin mesin kopi modern dengan latar dinding bata merah, dan dari situ aja udah kebayang kalau mereka lumayan concern sama kualitas kopi. Lattte-nya smooth, dengan latte art rapi (punya aku waktu itu berbentuk angsa lucu) dan balance antara espresso dan susu yang nggak terlalu manis. Kalau kamu tipe yang suka eksplor, bisa cobain juga manual brew atau tanya rekomendasi mereka. Yang menarik, Tamorra bukan cuma soal kopi. Menunya cukup lengkap buat brunch atau bahkan lunch berat. Di mejaku waktu itu, makanan datang satu per satu dan bikin meja kayu penuh: ada croissant buttery, telur benedict dengan saus hollandaise creamy, sosis, salad segar, sampai menu ala Western seperti fish and chips dan iga panggang. Iga panggangnya juicy dengan saus barbekyu yang manis-gurih, disajikan bareng kentang panggang dan salad. Kalau mau cemilan santai, onion ring goreng renyah dengan saus cocolan oranye juga wajib dicobain. Menurutku, Tamorra Coffee Seseh ini cocok banget buat beberapa tipe aktivitas: - Kerja remote: Wi-Fi cukup oke, banyak meja kayu yang nyaman, dan colokan lumayan gampang dicari. Tinggal pilih spot dekat jendela biar sambil nikmatin view sawah. - Date spot: Suasananya intimate, apalagi kalau datang menjelang golden hour. Cahaya matahari masuk lembut, bikin tempatnya keliatan hangat dan romantis. - Hangout bareng teman: Meja besar dan pilihan makanan yang variatif bikin enak buat sharing plate. - Me time: Datang pagi, pesan latte dan croissant, duduk sendiri sambil baca buku – priceless. Kalau soal waktu terbaik datang ke Tamorra Coffee, aku pribadi suka dua jam: pagi sekitar jam 8–10 untuk suasana yang paling tenang, atau sore menjelang sunset untuk nikmatin golden hour glow. Area Seseh sendiri lebih sepi dibanding Canggu, jadi berasa kayak quick escape dari keramaian Bali. Dari pengalaman aku, Tamorra Coffee di Seseh ini cocok buat kamu yang lagi cari hidden cafe dengan kombinasi lengkap: kopi enak, makanan proper (bukan cuma snack), barista ramah, dan pemandangan alam yang bikin kepala lebih ringan setelah satu cangkir kopi.








