Bunda Lemo suka bingung engga mau bawa apa ketika jenguk baby? #BundaBerdiskusi
Menjenguk Baby ngga harus semua muanya untuk baby ya mom...karena kalau dipikir pikir pasti momnya baby udah persiapan buat lahiran ngga sih? malah kafang buat diri sendiri itu secukupnya aja atau malah keluapaan.
Jadi, ya bisa jadi opsi kita kado mamahnya sebagai apresiasi udah berjuang baut lahirin malaikat kecil itu🥰😇
... Baca selengkapnyaAku dulu termasuk yang suka bingung tiap dapat kabar teman atau saudara lahiran. Mau jenguk newborn tapi rasanya semua orang cuma kepikiran bawa baju bayi atau boneka lucu. Padahal kalau dipikir, perlengkapan bayi biasanya sudah disiapkan orangtuanya jauh-jauh hari. Justru yang sering lupa adalah kebutuhan simple untuk ibu menyusui yang lagi recovery.
Dari pengalaman jenguk beberapa sahabat, hadiah untuk ibu menyusui yang paling mereka syukuri itu bukan yang mahal, tapi yang langsung kepakai. Misalnya daster atau baju busui dengan kancing depan, yang nyaman dipakai harian dan memudahkan saat menyusui. Pilih bahan adem, warna netral, modelnya nggak terlalu ribet supaya bisa dipakai di rumah ataupun saat kontrol ke dokter.
Selain itu, pembalut nifas juga penting banget. Banyak ibu baru yang nggak nyangka masa nifas bisa selama dan se-intense itu, jadi stok pembalut nifas ekstra selalu berguna. Kamu bisa sekalian bikin mini hampers isinya pembalut nifas, bra menyusui yang nyaman tanpa kawat, dan nursing pad. Bentuknya kecil tapi fungsinya besar, dan biasanya jarang ada yang kepikiran.
Kalau tetap mau bawa kado untuk bayi, pilih yang praktis dan habis pakai. Pampers (diaper) ukuran newborn atau S, tisu basah dan tisu kering, sabun bayi lembut, atau baju bayi basic tanpa terlalu banyak detail. Hindari barang yang terlalu spesifik seperti sepatu bayi mungil atau aksesori yang cuma dipakai sesekali. Pengalaman aku, kado-kado lucu seperti itu sering berakhir numpuk di lemari.
Buat kamu yang suka konsep hampers bayi yang bermanfaat, coba gabungkan hadiah untuk busui dan newborn dalam satu paket. Misalnya: satu set baju busui, pembalut nifas, bra menyusui, plus diapers, tisu basah, dan beberapa baju bayi polos. Bisa ditambah kartu kecil berisi kata-kata untuk kado bayi dan ibu, bukan hanya "selamat ya", tapi juga kalimat yang menguatkan: apresiasi perjuangan melahirkan, doa agar proses menyusui lancar, dan pengingat kalau ibu nggak harus selalu sempurna.
Intinya, ide bawaan jenguk bayi sekarang aku selalu pikir dari sudut pandang kepraktisan. Barang boleh sederhana, tapi kalau benar-benar dipakai setiap hari, rasanya jauh lebih berarti. Dan jangan lupa, selain hadiah, kunjungan yang hangat, mendengarkan curhatan ibu baru, serta doa tulus untuk bayi dan mamanya sering kali jadi "kado" paling berkesan yang mereka ingat lama.
Jujur aku lebih seneng kasih hadiah ibu nya ketimbang anak nya kak