Hidden Bar behind a Mama Shop ?!
Hidden behind a MAMA Shop that use to sit under HDB blocks, Mama Diam is a retro speakeasy bar in Prinsep that offers familiar flavours inspired by local dishes but with a contemporary twist 🥡 🍸
The ambience was really good with a dark and classy setting.
• Chicken Curry Kueh Pei Tee $15.90 ⭐️ (6.5/10)
It is no ordinary pei tee , the insides are diced curry chicken that reminds me of Popo’s cooking back home topped with a creamy coconut foam ! It is filling and good , though im just never a fan of sweetness in a dish that I think should be savoury.
• Chili Crab Soft Shell Bao $18.90 ⭐️ (6/10)
The soft shell crab was chunky and crispy , nicely fried. However, i expected more flavor in the chili crab sauce.
• Chicken Poached Rice w Superior Broth $28 ⭐️ (8.5/10)
Now this was something id be willing to come back for. I’m a big fan of soup and rice , the flavor was perfect really savoury and comforting especially topped with the egg floss really yum! Something id eat on a rainy day. The only disappointment I had was that the chicken portion was really small and i mean really small, i think we roughly only had 6 mini slices of chicken chunks..
• Chai Tarik Brew $20 ⭐️ (7/10)
It’s a cocktail consisting of Whiskey Amaretto & Butterscotch Pulled Tea , a unique blend which is very drinkable and easy to swallow.
I wasn’t feeling adventurous on the day but if id ever come back id love to try the Nasi Lemak cocktail & the Pisang Old Fashioned ($24) 😆🥃
#singaporefoodie #cocktailssg #sgbars #singaporebars #hiddenbar
Pertama kali ke Mama Diam 妈妈店, aku langsung suka sama konsep "hidden restaurant and cocktail bar"-nya. Dari luar kelihatan kayak mama shop biasa di bawah blok HDB, lengkap dengan rak snack dan biskuit tradisional dalam kaleng-kaleng besar. Begitu masuk ke dalam, suasananya langsung berubah jadi bar speakeasy yang gelap dan berkelas, dengan konter bar panjang penuh botol minuman. Feels very old-school Singapore, tapi dibuat kekinian. Kalau kamu lagi cari bar di Prinsep Street yang beda dari yang lain, Mama Diam wajib banget masuk list. Lokasinya lumayan strategis, tapi karena konsepnya hidden bar, rasanya kayak lagi nemu secret spot sendiri. Cocok buat kamu yang suka eksplor Singapore bars yang nggak terlalu touristy. Ambiencenya intimate, lampu remang-remang, musik nggak terlalu bising, jadi enak buat ngobrol lama. Dari segi makanan, mereka nggak cuma jual bar bites standar. Kueh Pei Tee Kari Ayam misalnya, disajikan cantik enam porsi di piring cokelat, isiannya ayam kari yang mengingatkan masakan rumah, ditambah coconut foam creamy di atasnya. Ada juga Nasi Ayam Rebus dengan Kaldu Superior yang datang dalam mangkuk tanah liat, lengkap dengan sayuran hijau dan abon telur di atasnya. Menurutku menu ini yang paling comforting, apalagi kalau datang pas hujan. Untuk pecinta seafood, Chili Crab Soft Shell Bao bisa jadi pilihan. Dua kepiting cangkang lunak goreng disajikan dengan roti bao kukus dalam keranjang bambu, jadi versi fun dari chili crab klasik. Walau aku pribadi pengen saus chili crab-nya lebih bold, tekstur kepitingnya crunchy dan puas. Bagian paling menarik buat aku justru di daftar koktailnya. Chai Tarik Brew datang dalam kaleng susu kental manis merek Oki, lengkap dengan sedotan hitam dan biskuit Lotus Biscoff di sampingnya. Rasanya kombinasi whiskey, amaretto, dan pulled tea yang surprisingly gampang diminum. Next time aku mau balik buat coba Nasi Lemak cocktail dan Pisang Old Fashioned yang terdengar super lokal dan unik. Kalau kamu lagi stalking tempat minum baru di Singapore dan bosan sama bar yang itu-itu saja, Mama Diam pas buat jadi spot hangout malam. Bisa datang buat pre-drinks sebelum lanjut clubbing, atau sekadar date night yang santai. Tips dari aku: datang sedikit lebih awal biar kebagian tempat duduk yang cozy, dan siap-siap foto banyak karena interior retro toko kelontongnya instagrammable banget. Secara keseluruhan, Mama Diam bukan cuma hidden bar gimmick belaka. Konsep mama shop di luar, speakeasy classy di dalam, plus menu yang terinspirasi dari hidangan lokal bikin pengalaman ke sini berasa sangat Singaporean tapi tetap fresh. Kalau kamu suka eksplor hidden restaurant and cocktail bar di daerah Prinsep Street, tempat ini layak buat dikunjungi minimal sekali.












