Cerita di Balik Pembatas dari Teman SD
Kadang kenangan datang dari hal yang sederhana.
Seperti pembatas kecil ini — benda yang mungkin tampak biasa, tapi punya cerita panjang.
Dulu, ini diberikan oleh teman SD-ku. Kami sama-sama belum mengerti arti perpisahan, hanya tahu bahwa setelah lulus, semua akan berjalan ke arah yang berbeda. Waktu berlalu, nomor berubah, kabar hilang, tapi pembatas ini tetap ada.Setiap kali membuka Al-Qur’an dan melihatnya, aku seperti diingatkan bahwa dalam hidup, beberapa hal tidak perlu besar untuk berarti. Kadang, justru yang sederhana menyimpan makna paling dalam — seperti persahabatan yang tulus di masa kecil.
Kini, pembatas ini bukan sekadar benda.
Ia menjadi pengingat: bahwa dalam perjalanan hidup, selalu ada hal kecil yang membuat kita merasa “pulang”.
Setiap kali membuka Al-Qur’an dan melihatnya, aku seperti diingatkan bahwa dalam hidup, beberapa hal tidak perlu besar untuk berarti. Kadang, justru yang sederhana menyimpan makna paling dalam — seperti persahabatan yang tulus di masa kecil.
Kini, pembatas ini bukan sekadar benda.
Ia menjadi pengingat: bahwa dalam perjalanan hidup, selalu ada hal kecil yang membuat kita merasa “pulang”.



























































