... Baca selengkapnyaAku pribadi suka banget pakai bullet journal sebagai tempat menuangkan semua hal kecil sehari-hari, dan hiasan buku aesthetic bikin aku lebih semangat nulis. Untuk bullet journal Desember 2025 ini, aku ambil tema mawar merah dan daun hijau supaya kelihatan hangat tapi tetap calming.
Hal pertama yang aku lakukan adalah menentukan konsep halaman pembuka. Di halaman pembuka bullet journal, aku biasanya tulis "Desember 2025" dengan lettering yang sedikit besar, lalu di sekelilingnya aku tambahkan ilustrasi mawar merah dan daun merambat. Supaya makin aesthetic, aku pakai kombinasi warna merah, hijau, dan krem lembut. Ditambah mini kalender dan sedikit rencana bulanan seperti jadwal keluarga, pekerjaan, dan keuangan. Jadi bukan cuma cantik, tapi juga fungsional.
Untuk hiasan buku aesthetic di habit tracker, aku buat kisi-kisi sederhana lalu menghias bagian pinggir dengan bunga merah muda dan daun. Di setiap kebiasaan seperti tahajud, sedekah, dan dhuha, aku kasih ikon kecil atau simbol yang konsisten, misalnya bulan sabit untuk tahajud atau hati untuk sedekah. Menurutku, detail kecil kayak gitu bikin halaman pelacak kebiasaan lebih hidup dan bikin kita makin termotivasi buat mengisinya setiap hari.
Di mood tracker, aku mainkan warna. Aku gambar tiga tanaman merambat daun memanjang ke bawah, lalu setiap daun aku warnai sesuai legenda emosi: misalnya biru untuk tenang, kuning untuk bahagia, dan abu untuk lelah. Setiap hari aku pilih satu warna dan isi di daun yang sesuai tanggal. Hasil akhirnya kelihatan seperti karya seni kecil, dan itu menambah nilai aesthetic di buku jurnal.
Bagian weekly planner dan log harian juga bisa dibuat menarik tanpa ribet. Aku biasa bagi satu halaman menjadi kolom dari Senin sampai Minggu, dengan area khusus untuk tujuan mingguan, hikmah, dan syukur. Supaya tetap aesthetic, aku tambahkan border tipis dan sedikit doodle bunga di sudut halaman. Di bagian tiga prioritas harian, aku beri judul "hamasah" sebagai pengingat buat tetap bersemangat. Kadang aku selipkan kutipan motivasi pendek dengan tulisan tangan sedikit lebih dekoratif.
Kalau kamu baru mulai, tips dariku: jangan takut halaman terlihat kosong. Fokus dulu ke fungsi, baru tambahkan hiasan pelan-pelan. Mulai dari doodle sederhana, garis-garis, dan warna yang kamu suka. Seiring waktu, kamu akan menemukan gaya hiasan buku aesthetic versi kamu sendiri, entah itu floral, minimalis, atau colorful. Yang penting, bullet journal-mu jadi tempat nyaman untuk menyusun hidup dan merayakan momen kecil tiap hari.
kak. aku baru mulai jurnal begni. aku udah buat tp ngisinya bingung. boleh ngintip yg sudah kakak bikin di bulan sebelum nya?🙏🏻