Day 15: Besti @Lemon8_ID kamu tau gak sih kalau mie di mie ayam hampir beda disetiap penjual. Kalau kesukaan aku mie ayam yang mie nya kriting atau gelombang. Kalau kamu gimna ?
... Baca selengkapnyaJujur, dulu aku cuek banget sama bentuk mie ayam. Pokoknya asal enak dan banyak topping ayam cincang sama pangsit, udah bahagia. Tapi makin sering jajan mie ayam, aku sadar kalau bentuk mie itu ngaruh banget ke rasa dan tekstur di mulut.
Kalau mie lurus, biasanya teksturnya lebih halus dan lembut. Pas diseruput, kuah dan bumbu lebih mudah nempel ke tiap helainya, jadi rasanya kerasa banget di setiap gigitan. Menurutku mie ayam lurus cocok buat kamu yang suka mie lembut, gampang digigit, dan nggak terlalu ‘ramai’ di mulut. Kadang aku pilih mie lurus kalau lagi pengin makan yang simple dan cepat habis, apalagi kalau kuahnya tipe gurih ringan.
Sebaliknya, mie ayam kriting atau gelombang punya sensasi yang beda. Teksturnya sering kali lebih kenyal dan berasa ‘nggigit’. Karena bentuknya kriting, bumbunya suka nyangkut di sela-sela mie, jadi tiap suapan berasa lebih pekat dan bikin nagih. Buat aku pribadi, mie kriting ini favorit, apalagi kalau topping-nya lengkap: ayam cincang yang manis-gurih, bakso, sayuran hijau, dan kerupuk pangsit yang renyah. Kombinasi tekstur dari mie kriting + pangsit kriuk itu juara banget.
Ada juga penjual yang kasih pilihan: mau mie lurus, kriting, atau gelombang. Biasanya aku suka iseng tanya ke abang penjual, “Bedanya apa, Bang?” Dari cerita mereka, kadang mie lurus dipakai kalau mereka mau tonjolin kuahnya, sedangkan mie kriting dipakai kalau bumbunya lebih kental dan kuat. Jadi next time beli mie ayam, boleh banget tanya-tanya dulu supaya dapat kombinasi yang kamu suka.
Kalau ngomongin bentuk mie ayam favorit, menurutku nggak ada yang benar atau salah, bener-bener balik lagi ke selera. Ada teman aku yang selalu pesan mie ayam lurus karena katanya lebih mirip mie rumahan, terasa lebih ‘nyaman’ dan nggak bikin cepat enek. Sementara aku dan beberapa besti lebih sering pilih mie ayam kriting atau gelombang karena rasanya lebih seru dan mengenyangkan.
Kalau kamu suka bereksperimen, coba deh bandingin satu menu mie ayam lurus dan kriting di tempat yang sama. Rasakan bedanya dari segi tekstur, rasa bumbu yang nempel, sampai seberapa cepat kamu kenyang. Kadang dari percobaan kecil kayak gini kita jadi tahu, “Oh, ternyata aku itu tim mie lurus,” atau malah jadi jatuh cinta sama mie ayam kriting.
Jadi, kamu sekarang sudah kebayang belum, lebih condong ke mie ayam lurus yang lembut, atau mie ayam kriting/gelombang yang kenyal dan tebal? Ceritain juga pengalamanmu, siapa tahu kita satu tim bentuk mie yang sama!