Sikap orang percaya adalah takut akan Tuhan

2025/8/3 Diedit ke

... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali baca Amsal 14:27, “Takut akan TUHAN adalah sumber kehidupan sehingga orang terhindar dari jerat maut”, aku sempat mikir: kok harus takut sih? Bukankah Tuhan itu kasih? Tapi makin direnungkan, aku sadar yang dimaksud “takut akan Tuhan” di sini bukan takut seperti takut hantu, tapi sikap hormat, kagum, dan sadar kalau Tuhan itu kudus dan berdaulat atas hidup kita. Buat aku pribadi, takut akan Tuhan itu terasa nyata dalam pilihan-pilihan kecil sehari-hari. Misalnya, saat ada kesempatan untuk curang sedikit di pekerjaan atau kuliah, ayat ini mengingatkan bahwa kalau aku sungguh-sungguh menghormati Tuhan, aku akan pilih jujur meskipun kelihatannya rugi. Di situlah terasa bahwa “takut akan Tuhan adalah sumber kehidupan” – hati lebih tenang, tidak was-was, dan kita terhindar dari banyak “jerat maut” seperti rasa bersalah, hubungan rusak, atau reputasi yang hancur. Amsal 14:27 juga menolong aku melihat bahwa hidup dekat dengan Tuhan itu bukan cuma soal ibadah hari Minggu, tapi sikap hati setiap hari. Saat bangun pagi, aku belajar berkata, “Tuhan, hari ini aku mau berjalan dalam takut akan Engkau.” Semacam semangat pagi rohani yang mengingatkan aku untuk jaga perkataan, sikap, dan keputusan, karena Tuhan melihat semuanya. Mungkin ada yang merasa hidupnya lagi berat, banyak masalah, atau seperti terjebak dalam kebiasaan salah. Waktu-waktu seperti itu, ayat ini bisa jadi penghiburan: ada jalan keluar lewat takut akan Tuhan. Artinya, kita datang merendahkan diri di hadapan-Nya, mengakui kelemahan kita, dan minta Dia pimpin setiap langkah. Perlahan-lahan, Tuhan bisa bawa kita keluar dari “jerat” yang mengikat. Aku juga belajar bahwa takut akan Tuhan itu melindungi, bukan membatasi. Kadang firman Tuhan terasa keras, tapi justru itu pagar supaya kita tidak jatuh lebih dalam. Sama seperti orang tua yang melarang anak main di tengah jalan, bukan karena ingin mengekang, tetapi karena sayang. Begitu juga dengan Tuhan. Kalau teman-teman mau, bisa coba renungkan Amsal 14:27 pelan-pelan. Baca, ulangi, dan tanyakan ke diri sendiri: di area mana aku perlu lebih belajar takut akan Tuhan? Di relasi? Dalam hal keuangan? Dalam penggunaan media sosial? Pengalaman tiap orang pasti beda, tapi satu hal yang sama: waktu kita belajar berjalan dalam takut akan Tuhan, ada kehidupan yang baru dan damai yang Tuhan sediakan.