RHK GMIM. 28 Oktober 2025

2025/10/27 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai warga GMIM, setiap kali mendekati tanggal di RHK besok saya biasanya mulai cari dulu ayat dan tema yang akan direnungkan. Untuk 28 Oktober 2025 ini, RHK GMIM mengambil bagian dari Kejadian 48:5-9 tentang Yakub yang memberkati anak cucunya. Waktu saya baca berulang-ulang, saya merasa ini bukan cuma cerita keluarga Yakub, tapi juga bicara tentang bagaimana Tuhan menjaga generasi demi generasi. Yakub di usia tuanya masih ingat janji Tuhan dan rindu supaya cucu-cucunya ikut menikmati berkat itu. Dari sini saya belajar bahwa iman dan berkat rohani memang perlu diteruskan, bukan berhenti di diri sendiri. Untuk kita yang masih muda, ini bisa jadi ajakan supaya kita mulai mendoakan keluarga: orang tua, saudara, bahkan anak-anak yang mungkin belum kita punya sekarang. Tuhan yang sama yang menyertai Yakub, juga sanggup menyertai keturunan kita nanti. Menjelang RHK GMIM besok, saya juga terbantu dengan Renungan Harian yang disiapkan gereja. Biasanya saya baca dulu teks Alkitabnya, lalu berhenti sejenak untuk tanya pada diri sendiri: apa yang Tuhan mau saya perbaiki hari ini? Dalam konteks Kejadian 48:5-9, saya merasa diingatkan untuk lebih menghargai orang tua dan oma-opa, karena lewat merekalah iman pertama kali dikenalkan. Kalau masih ada kesempatan, mungkin kita bisa telepon atau kunjungi mereka, minta doa dan berkat mereka seperti Yakub mendoakan cucunya. Buat teman-teman yang sering mencari "RHK GMIM besok" di internet, mungkin bisa mulai biasakan baca Renungan Harian malam sebelumnya. Saya biasanya ambil waktu 10–15 menit sebelum tidur: baca ayat, renungkan, lalu catat satu kalimat singkat yang saya pegang untuk esok hari. Cara sederhana ini cukup menolong saya supaya saat ibadah RHK, hati sudah lebih siap dan firman terasa lebih hidup. Di tengah kesibukan kerja, sekolah, atau pelayanan di Manado dan daerah lainnya, RHK bukan sekadar jadwal baca, tapi momen untuk diingatkan bahwa hidup kita ada dalam rencana besar Tuhan. Kalau Yakub saja di usia tuanya masih memikirkan masa depan cucu-cucunya, apalagi Tuhan yang setia dari dulu sampai sekarang. Kiranya renungan Kejadian 48:5-9 untuk 28 Oktober 2025 ini menguatkan kita semua untuk tetap percaya bahwa Tuhan sedang mengerjakan sesuatu yang baik bagi kita dan generasi setelah kita.