#padahariini

Saat beta tiba di polres,beta di minta

Utk MELUNAK (MENGALAH)..

Permintaan maaf itu tdk perlu

Krn tdk ada bukti Ancaman…

Nyatanya,saat beta di mintai 10jt

Beta TIDAK MAU...

ktg sdh BUBAR

TP dy sengaja tunggu beta di

Muka Polres, bale utk CABUT LAPORAN KRN DY SDH TAU Endingnya….

beta ikuti maunya buat vidio minta maaf bukan krn SALAH,tp dy ornya GEMULAI SEDANGKAN beta 80% sama Laki”PERKASA😂😂😂

jd beta berpikir tdk masalah ikuti maunya utk buat vidio minta maaf..

sblmnya dy sudáh akui bbrp hal,identitas beta PAITUA inisial M yg berikan,

Kalian tau tidak INISIAL M orang sakit hati krn dy adlah MUCIKARI yg tawarkan wanita” muda yg berdomisili di kota ambon utk di boking pria”…Mucikari itu beta pernah ks vir dy & beta cerita semua dy punya perbuatan sbg mucikari utk istrinya gaesss😂

Dy dibayar & di pakai bbrp pihak utk cari Korban & bbrp pihak numpang,,,lwt dy krn mereka semua sama tujuan yaitu CARI MAKAN..

Setelah itu,Sdh sepakat tdk VIRALKAN di Medsos akun TA

Tp yg dy buat lain...beta ikuti dong samua ada hal yg beta tidak bisa jelaskan di sini,,,intinya dy itu bukan sj cari sensasi tp dy HAUS di Akui & Haus Pujian…hati”krn siapa pun bisa masuk jebakannya lwt Vidio”dy….

Hati" krn dy itu KERJA TIM

Tugasnya dy cari KORBAN yg lain stanby

Utk laporan & ks VIRAL,itu cara MEREKA cari MAKAN…

korban biasanya di INTIMIDASI di BUAT TAKUT krn ancaman mereka lwt media sosial lwt narasi” yg tidak benarr,,,Korban banyak yg mengalah krn takut PROSES HUKUM,Menjaga nama BAIK KELUARGA…

mereka itu bukan org baik,berbicara bawa” nm TUHAN tp tdk ada KASIH🙏🏻

dy memakai ilmu kepintaran untuk MANIPULASI,Korban tdk ada yg berani bicara krn di takut-takuti,& tidak paham HUKUM🙏🏻

Beta di mintai uang sebanyak 10jt,,bisa sj KORBAN” yg lain juga di minta sejumblah uang…Jebakan tujuan PEMERASAN HATI”BASUDARA SAMUA…🙏🏻🙏🏻🙏🏻

1/8 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSaya pernah mengalami situasi yang sangat menegangkan ketika harus berhadapan dengan upaya pemerasan uang sebanyak Rp10 juta. Meski awalnya saya tidak ingin terlibat dalam masalah, ada pihak yang sengaja menunggu di depan Polres untuk memaksa saya agar mencabut laporan dan membuat video permintaan maaf palsu. Pengalaman ini mengajarkan saya banyak hal penting tentang bagaimana menghadapi intimidasi dan jebakan yang seringkali dilakukan oleh orang-orang yang bekerja dalam tim, mencari korban untuk dijadikan alat mencari keuntungan dengan cara tidak benar. Mereka yang melakukan ini biasanya punya modus operandi yang sistematis. Saya sendiri menemui orang yang ternyata adalah mucikari yang memanfaatkan wanita muda di kota Ambon untuk dibooking oleh pria tertentu. Tidak hanya satu, ada beberapa pihak yang menggunakan orang ini sebagai perantara untuk mencari korban dan meraup keuntungan. Mereka juga memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan narasi palsu yang menakut-nakuti korban, sehingga korban takut melapor ke hukum dan lebih memilih mengalah demi menjaga nama baik keluarga. Hal yang paling penting saya pelajari adalah jangan mudah terprovokasi untuk memberikan uang atau menuruti permintaan yang tidak jelas, apalagi bila itu bertujuan mencabut laporan tanpa ada kejelasan hukum. Saya juga menyarankan agar kita semua lebih waspada terhadap jebakan yang datang lewat video viral atau permintaan permintaan maaf yang dibuat dengan tujuan manipulasi dan mencari simpati. Selain itu, pahami juga hukum dan hak-hak kita sebagai warga negara agar tidak mudah diintimidasi. Jangan takut untuk meminta bantuan hukum atau melapor pada pihak berwajib yang resmi. Intimidasi dan pemerasan dengan cara seperti ini memang sangat merugikan, tetapi dengan pengetahuan yang cukup kita bisa lebih tegar dan tidak mudah dihasut ataupun dipaksa. Bagi yang mengalami hal serupa, jangan ragu untuk berbagi pengalaman dan mencari dukungan komunitas yang mengerti masalah ini, sehingga kita dapat saling membantu untuk mengungkap dan memutuskan rantai kejahatan semacam ini. Ingat, kita tidak sendirian dan ada jalan yang benar untuk melawan segala bentuk pemerasan dan manipulasi di masyarakat.