... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali lihat buah plum merah dengan stiker “China Fruit Import OK”, aku juga sempat bingung, ini buah apa sih? Bentuknya mirip apel kecil, kulitnya merah keunguan, rasanya manis asam tapi enak banget kalau sudah pas matangnya. Buat kamu yang masih bertanya “buah apa ini?” atau penasaran asal buah plum, aku coba rangkum pengalaman dan info yang aku dapat.
Asal buah plum sendiri cukup beragam, tapi yang sering kita temui di supermarket itu biasanya impor dari China, Amerika Serikat, atau negara-negara Eropa. Di Indonesia, plum belum sepopuler apel atau jeruk, makanya banyak yang masih nyebutnya “buah frun” atau cuma tahu dari label di plastiknya. Padahal, plum termasuk keluarga buah stone fruit, satu keluarga dengan peach dan aprikot.
Soal rasa, plum merah yang matang biasanya kulitnya sedikit lembek kalau ditekan pelan, warna lebih gelap, dan aromanya wangi. Kalau masih keras dan terlalu asam, aku biasanya simpan dulu 1–2 hari di suhu ruang sampai teksturnya agak empuk. Menurutku, plum paling enak dimakan dingin habis dari kulkas, jadi manis asamnya lebih seger.
Cara makan buah plum juga gampang banget. Tinggal cuci bersih di bawah air mengalir, lalu bisa langsung digigit seperti makan apel. Di tengahnya ada biji besar, jadi hati-hati waktu makan. Kadang aku potong jadi beberapa bagian biar lebih rapi, apalagi kalau mau dijadikan topping yogurt, oatmeal, atau salad buah.
Kalau kamu bosan makan langsung, plum merah enak juga dijadiin infused water. Tinggal iris tipis beberapa buah plum, campur dengan air dingin dan sedikit lemon, diamkan di kulkas. Rasanya seger, manis alami, dan menurutku cocok buat yang lagi ngurangin minum minuman manis kemasan.
Tips pilih buah plum di toko:
- Pilih yang kulitnya mulus, tidak banyak memar.
- Warna merahnya merata dan agak gelap.
- Pegang pelan, pilih yang sedikit empuk tapi tidak lembek berair.
- Hindari yang terlalu keras banget kalau mau langsung dimakan, karena biasanya masih asam.
Buat yang lagi jaga berat badan, plum bisa jadi camilan sore yang cukup ngenyangin. Seratnya bikin nggak gampang lapar, tapi kalorinya tetap tergolong rendah. Aku sering bawa 2–3 buah plum di tas sebagai pengganti snack manis.
Jadi, kalau lain kali kamu lihat buah plum merah impor dan sempat mikir “ini buah apa ya, enak nggak?”, menurut pengalamanku: wajib banget dicoba. Selain rasanya unik manis asam tapi enakkkk, manfaatnya juga banyak buat pencernaan, kulit, dan tubuh secara keseluruhan.