kue Bugis yang gak bisa bahasa Bugis 🤔
“Kamu kira kue Bugis di pasar itu dari Bugis Sulawesi?” 🤔
Ternyata… nggak juga.
Yang sering kamu lihat di pasar itu, dibungkus daun pisang, kenyal, isi kelapa manis… itu justru lahir dan besar di tanah Jawa Barat.
Di tanah Jawa Barat, kue Bugis justru jadi jajanan tradisional khas Sunda, dibungkus daun pisang, kenyal dari ketan, dan isi kelapa manis yang sederhana tapi nagih.
Plot twist banget kan? 😌
Padahal namanya “Bugis”, yang identik sama Suku Bugis dari Sulawesi Selatan.
Tapi versi Sunda ini sudah “beradaptasi” tanpa kuah santan, lebih simpel, dan rasanya manis legit khas jajanan pasar.
Sementara yang asli di Sulawesi?
Lebih fancy, pakai kuah santan (alias “Bugis Mandi”), rasanya gurih manis, dan biasanya hadir di acara adat.
Jadi intinya:
👉 Nama boleh sama
👉 Tapi nasibnya beda 😭
Yang satu anak pasar pagi di Bandung
Yang satu anak kondangan di Makassar
Dan dua-duanya… sama-sama bikin nagih 🤤
Inilah keragaman kuliner tradisional Indonesia
nama boleh sama....tapi cerita bisa beda.
Dulu setiap main ke pasar pagi di Bandung, aku cuma tahu kue ini sebagai “kue Bugis ketan isi unti kelapa”. Baru belakangan aku penasaran: sebenarnya bugis itu makanan khas Sunda atau dari Sulawesi sih? Ternyata jawabannya… dua-duanya punya versi sendiri. Kalau di Jawa Barat, kue Bugis khas Sunda yang sering dijual di jajanan pasar itu biasanya terbuat dari tepung ketan, santan, sedikit garam, dan kadang ditambah sedikit minyak supaya adonan lebih lembut. Isinya pakai kelapa parut yang dimasak dengan gula merah (unti), jadi rasanya manis gurih. Ciri khas bugis Sunda itu teksturnya kenyal, manis legit, dan dimakan tanpa kuah apa pun. Bungkusnya daun pisang yang dikukus, aromanya khas banget waktu baru matang. Sementara kalau ngomongin kue Bugis asli dari Sulawesi, banyak orang menyebutnya sebagai kue Bugis Mandi. Secara tampilan mirip, sama‑sama dari ketan dan dibungkus daun pisang, tapi bedanya disajikan dengan kuah santan kental yang gurih. Jadi waktu dimakan ada sensasi lembut dari kuah, manis dari isi, dan gurih dari santan. Biasanya kue Bugis Mandi ini muncul di acara‑acara adat atau hajatan, jadi kesannya lebih “mewah” dibanding bugis pasar di Jawa Barat. Menariknya, di beberapa daerah Jawa kue bugis punya nama lain. Ada yang menyebutnya kue mendut versi isi kelapa, ada juga yang nyebut “bugis ketan”. Secara bahan mirip, tapi bentuk lipatan daun pisang dan cara menyajikannya bisa beda‑beda. Ini yang bikin banyak orang bingung pas cari di Google: kue bugis berasal dari Jawa Barat atau dari Sulawesi? Jawabannya: versi Sunda berkembang di Jawa Barat (terkenal sebagai makanan khas Sunda), sedangkan nama dan asal muasal kue Bugis sendiri berkaitan dengan orang Bugis dari Sulawesi. Kalau soal “bugis terbuat dari apa”, aku biasanya jawab: base‑nya ketan (tepung ketan putih), santan, dan kelapa. Itu yang bikin mengenyangkan walau ukurannya kecil. Kadang penjual menambahkan pasta pandan biar warna hijau dan aroma lebih wangi. Sementara kue Bugis Mandi punya komponen tambahan berupa kuah santan yang dimasak dengan daun pandan, garam sedikit, dan bisa juga ditambah gula sesuai selera. Buat yang penasaran sama ciri khas bugis Sunda dibanding bugis mandi: bugis Sunda identik dengan jajanan pasar sederhana, praktis dimakan langsung dari bungkusnya. Sedangkan bugis mandi identik dengan kue tradisional khas Sulawesi yang lebih “lengkap” karena pakai kuah santan. Di infografis biasanya dijelasin: kue Bugis Sunda vs Kue Bugis Asli (Bugis Mandi) dari segi asal, ciri khas, dan resep — dan memang dua‑duanya pakai daun pisang, tapi cara menikmatinya nggak sama. Kalau kamu lagi cari kue bugis dalam bahasa Jawa atau nama lain kue bugis di Jawa, bisa jadi kamu bakal ketemu istilah lain seperti mendut atau bugis ketan. Jadi kalau lagi wisata kuliner, jangan ragu tanya ke penjual, karena satu nama kue bisa punya cerita beda di tiap daerah. Itulah serunya eksplor makanan bugis khas Sunda dan versi Sulawesi: sama‑sama bikin nagih, cuma beda gaya dan suasana makannya.

di Riau ada juga kue semacam itu, dari bentuk sampai isinya macam sama, disebutnya lapek bugih