Mengenal tahu, tempe dan oncom

Tahu, tempe & oncom bukan sekadar makanan sederhana.

Di balik harganya yang merakyat, tersimpan protein tinggi, fermentasi alami, dan nutrisi luar biasa untuk tubuh.

Yang sering diremehkan, justru mulai diakui dunia sebagai superfood sehat dan ramah lingkungan.

Makanan tradisional bukan kalah keren.

Kadang cuma kalah packaging dan storytelling. 🇮🇩✨

Yuk lebih bangga dengan pangan lokal....sehat, bergizi, dan penuh warisan budaya.

#DapurBubba #Tempe #Tahu #Oncom #KulinerTradisional #MakananIndonesia

Bandung
5/19 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai penggemar kuliner tradisional, saya semakin menyadari betapa luar biasanya manfaat tahu, tempe, dan oncom bukan hanya sebagai makanan sehari-hari, tetapi juga sebagai sumber nutrisi yang sangat baik. Saya sendiri sering memasukkan ketiga bahan ini dalam menu harian saya karena selain harganya yang terjangkau, kandungan proteinnya sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh. Tahu, dengan teksturnya yang lembut dan rasanya yang netral, mudah diolah menjadi berbagai menu seperti tahu goreng, tahu isi, atau tahu gejrot yang nikmat. Tempe, yang berasal dari fermentasi kacang kedelai, menawarkan tekstur padat serta cita rasa gurih alami yang bisa menjadi pengganti daging dalam sajian sehari-hari saya. Sedangkan oncom yang terbuat dari fermentasi ampas tahu atau bungkil kacang ini memiliki rasa unik dan kaya umami, menjadi alternatif lezat yang sering saya gunakan dalam tumisan atau sambal. Saya juga tertarik dengan fakta bahwa fermentasi alami pada tempe dan oncom juga mendukung kesehatan pencernaan karena mengandung probiotik. Hal ini membuat mereka bukan hanya makanan yang mengenyangkan, tapi juga berkontribusi pada usus yang sehat. Saya mencoba resep oncom kukus pedas yang rendah kalori dan padat nutrisi, sangat cocok untuk program diet saya. Lebih dari sekadar makanan, tahu, tempe, dan oncom mencerminkan budaya dan warisan nusantara yang patut kita banggakan. Mereka juga merupakan contoh makanan yang ramah lingkungan karena proses pembuatannya mendukung prinsip zero waste, terutama oncom yang memanfaatkan ampas tahu yang biasanya menjadi limbah. Dari pengalaman saya, memasak dengan bahan-bahan ini membuka peluang kreativitas kuliner, sekaligus mendukung gaya hidup sehat. Saya pun berusaha mengajak keluarga dan teman untuk lebih menghargai dan mengenal nilai gizi serta budaya dari ketiga makanan ini. Dengan pengolahan yang tepat, tahu, tempe, dan oncom bisa menjadi menu harian yang lezat, bergizi, dan tentunya ramah lingkungan.