Replying to @Diana♥️ warm autumn VS warm spring, aku pengen lebih mastiin lagi color seasonku itu apa✨
Dulu aku juga bingung banget bedanya warm spring dan warm autumn itu apa. Di TikTok dan Instagram sering lihat orang bahas color season, tapi pas coba cocokin sendiri dari foto-foto di Pinterest malah tambah pusing. Warm spring adalah salah satu tipe color season dengan nuansa hangat, cerah, dan fresh, sedangkan warm autumn adalah nuansa hangat yang cenderung lebih dalam dan earthy. Kalau warm spring, biasanya warna yang cocok itu warna-warna yang kelihatan "spring mood": cerah, hidup, dan agak playful. Contohnya peach, coral, salmon, soft yellow, warm pink, mint yang hangat, dan light terracotta tapi versi lebih terang. Warna-warna ini bikin kulit kelihatan lebih fresh, halus, dan kayak habis tidur cukup. Warna spring juga biasanya lebih high saturation tapi tetap light, jadi pas dipakai kelihatan seger, bukan berat. Sementara warm autumn adalah kebalikan vibe-nya. Warna autumn identik dengan daun gugur: terracotta yang lebih gelap, mustard, olive, camel, cokelat, brick red, burnt orange. Masih hangat, tapi lebih deep dan muted. Kalau kamu warm autumn, warna-warna ini bakal bikin wajah kelihatan dewasa dan "mahogany" vibes gitu, bukan pucat. Tapi di aku, warna autumn yang terlalu gelap malah bikin muka kusam dan capek. Bedanya warm spring dan warm autumn paling kerasa pas draping: warna warm spring color yang terang biasanya bikin garis halus di wajah agak tersamarkan, bawah mata nggak separah itu, dan kulit kelihatan bersinar. Sedangkan kalau aku dipakaikan warna autumn yang terlalu gelap, kulit langsung kelihatan berat dan menggelap, kayak kurang tidur berhari-hari. Dari situ kelihatan jelas warm autumn skin tone bukan aku. Setelah cek color season, aku jadi lebih paham warna warm spring itu apa saja. Untuk baju sehari-hari, aku sekarang lebih sering pilih warna seperti peach lembut, light coral, light warm beige, dan pink hangat. Hitam tetap bisa kupakai, tapi biasanya aku balance dengan makeup yang warm dan sedikit bright biar nggak ketelen. Di makeup juga kerasa banget bedanya. Dulu aku sering pakai lipstick nude yang terlalu cokelat, ternyata itu lebih cocok untuk autumn. Di kulit warm spring, nude yang terlalu gelap bikin muka redup. Sekarang aku cari warna bibir yang lebih ke coral pink, peachy nude, atau rose yang hangat—langsung kelihatan lebih hidup. Blush pun aku pilih yang peach atau coral, bukan mauve dingin. Kalau kamu lagi galau "bedanya warm spring dan warm autumn" dan ngerasa di foto kadang cocok warna cerah, kadang malah keliatan kusam, mungkin kamu butuh sesi personal color juga seperti aku. Prosesnya memang deg-degan, tapi setelah tahu hasilnya, hidup jadi lebih gampang: belanja baju lebih terarah, nggak gampang nyesel, dan tiap ngaca berasa lebih berdamai sama diri sendiri karena ternyata selama ini kita cuma "kurang warna", bukan kurang cantik.
































Lihat komentar lainnya