Ke Posyandu Dandan Dikit Gapapa kan???

#JujurAja pengen gtu ke posyandu rada rapi, ngalis juga lipenan.

Tapi kek takut bgt nanti dijulid sama mamak2 senior.

Kan mereka mulutnya pada pedes bgt yaa... apalgi aku disini pendatang!!

Soalnya emak2 disini kalau ke posyandu alakadarnya aja.. kadamg makin buluk makin bangga, katanya sih kek kelihatan kalau sibuk dan pengabdian nya ke keluarga.

Jadi kalau keliatan Make up, berarti kecentilan trua ga urus rumah tangga gt.. "sereem kaann pemikiran nya".

padahal kalau di daerah asalku, ke posyandu jadi ajang paling rapi ersih dan wangi, bahkan pake gamis yg cantik2. Memperlihatkan bahwa suami sayang dan bahagia atas pernikahan nya makanya harus kelihatan cantik..

Jadi pas aku pindah ke tempat suami, jadi canggung gt, mau dandan takit, ga dandan ga mau kelihatan kucel. Alhasil pake tone up sama liptint plus parfum sama baju rapi aja. Itupun masih di nyinyirin 🫣🫣🫣

tapi dibelakang nyiyirnyaaaa 🤗🤗🤣🤣

#TentangKehidupan #WajibTau #YayOrNay #IRTAwards Lemon8Cantik Lemon8_ID Lemon8IRT

2025/10/27 Diedit ke

... Baca selengkapnyaKeinginan untuk tampil rapi dan menggunakan makeup ringan saat berkunjung ke posyandu memang sering menjadi dilema bagi banyak ibu, terutama bagi yang baru pindah ke lingkungan baru. Terutama ketika ada budaya tersendiri dari lingkungan sekitar yang bisa jadi berbeda dengan asalmu. Di beberapa komunitas, memang ada anggapan keliru bahwa jika seorang ibu terlihat berdandan atau menggunakan makeup, maka dianggap kurang fokus mengurus rumah tangga atau dianggap 'kecentilan'. Padahal, merawat penampilan diri bukan berarti mengesampingkan peran sebagai ibu dan istri. Memakai tone up, lip tint, atau parfum ringan sebenarnya bisa menjadi cara untuk meningkatkan kepercayaan diri tanpa terlihat berlebihan. Penampilan yang rapi dan wangi juga bisa menunjukan rasa hormat kita terhadap diri sendiri dan orang-orang di sekitar, termasuk saat menghadiri posyandu untuk memantau tumbuh kembang anak. Hal ini juga dapat menjadi cermin bahwa suami dan keluarga sangat dihargai karena kehadiran seorang istri yang selalu menjaga penampilan. Dari sisi sosial, meskipun ada kekhawatiran akan komentar negatif atau 'nyinyir' dari tetangga atau emak-emak senior, penting untuk menyadari bahwa sikap menerima perbedaan dan berbagi pandangan yang positif dapat memperbaiki atmosfer pergaulan di lingkungan. Bukannya menilai satu sama lain hanya berdasarkan penampilan luar, sebaiknya fokus pada nilai kebaikan yang kita bawa, seperti perhatian pada kesehatan anak dan partisipasi dalam kegiatan posyandu. Sekarang, teknologi dan tren kecantikan juga memungkinkan ibu-ibu untuk tampil natural dengan makeup simpel dan mudah diterima tanpa harus terlihat berlebihan. Makeup yang minimalis justru seringkali lebih membuat penampilan terlihat segar dan awet muda. Jadi, jangan takut bereksperimen sedikit untuk tampil cantik dan nyaman di posyandu. Apalagi bagi pendatang yang masih menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, menjaga penampilan bisa menjadi cara efektif untuk menunjukkan identitas diri tanpa bertentangan dengan budaya lokal. Yang terpenting, lakukan semuanya dengan niat baik dan rasa percaya diri, karena itu yang akan membuat kamu lebih bahagia sekaligus dapat memperbaiki persepsi negatif yang mungkin ada.

Cari ·
outfit kondangan style hijab syar'i

16 komentar

Gambar Desie Dian
Desie Dian

senyamannya kk aja 👍

Lihat lainnya(1)
Gambar SukaDIY//Diiniik
SukaDIY//Diiniik

enggak papa kok kak. malah menurutku bagus kalau ke posyandu kita makeup dikit. aku juga baru pindah tempat jadi ya kita adaptasi aja..

Lihat lainnya(1)

Lihat komentar lainnya