Tips agar kamu tetap sehat saat berpuasa✨

2/2 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSelama beberapa tahun terakhir aku selalu berusaha tetap aktif saat Ramadan, dan jogging ringan jadi pilihan utama karena terasa lebih nyaman buat tubuh. Awalnya aku sempat khawatir bakal cepat capek atau malah jadi lemas, tapi setelah coba atur waktu dan intensitas, ternyata jogging saat puasa bisa banget dilakukan dengan aman. Pertama, soal waktu. Buat aku, dua waktu yang paling ideal untuk jogging ringan saat puasa adalah menjelang berbuka (sekitar 30–60 menit sebelum adzan Maghrib) atau setelah tarawih. Menjelang berbuka itu enak karena kalau sudah selesai lari, kita bisa langsung isi energi dengan minum dan makan. Kalau kamu tipe yang lebih suka suasana malam yang sejuk, jogging ringan setelah tarawih juga oke banget, apalagi perut sudah terisi dan tubuh punya tenaga lebih. Kedua, intensitas jogging. Saat puasa, aku biasanya menurunkan tempo. Kalau biasanya lari agak kencang, di Ramadan aku ganti jadi jogging ringan atau kombinasi jalan cepat dan jogging. Targetnya bukan jarak jauh, tapi gerak badan konsisten. Misalnya 20–30 menit saja sudah cukup. Tips pribadi: kalau mulai merasa pusing, pandangan agak kabur, atau napas terasa terlalu berat, jangan dipaksa. Langsung turunkan tempo jadi jalan pelan dan cari tempat istirahat sebentar. Ketiga, nutrisi sebelum dan sesudah jogging ringan. Saat sahur, aku usahakan ada karbohidrat kompleks seperti oatmeal, nasi merah, atau roti gandum, plus protein (telur, ayam, tahu, tempe) dan sayur. Karbohidrat ini bantu menjaga energi lebih stabil sepanjang hari. Saat berbuka, jangan langsung makan berat terlalu banyak; aku biasanya mulai dengan air putih, kurma, lalu sedikit makanan manis atau buah segar untuk mengembalikan tenaga sebelum lanjut makan besar setelah salat Maghrib. Hidrasi juga penting banget. Karena siang hari nggak bisa minum, aku mengatur minum dari buka sampai sahur. Polanya kurang lebih: beberapa gelas air saat berbuka, satu–dua gelas setelah tarawih, dan lagi saat sahur. Dengan begitu, saat jogging ringan di waktu malam, tubuh nggak terlalu kekurangan cairan. Terakhir, pilih rute jogging yang aman dan nyaman. Aku lebih suka jogging di area yang teduh atau di sekitar komplek rumah supaya gampang berhenti kalau tiba-tiba merasa lelah. Jangan lupa pemanasan ringan sebelum mulai, dan pendinginan setelah selesai supaya otot nggak kaget. Intinya, jogging ringan saat puasa itu bisa banget selama kamu kenal batas tubuh sendiri, atur waktu dengan bijak, dan nggak lupa menjaga sahur, buka, serta hidrasi. Kalau baru pertama kali mencoba, mulai dari durasi pendek dulu dan rasakan respon tubuh. Dari sana, kamu bisa pelan-pelan menyesuaikan ritme olahraga yang paling pas buatmu selama Ramadan.

13 komentar

Gambar Retta
Retta

keknya enak olahraganya sambil ngabuburit ga si?

Lihat lainnya(1)
Gambar mancung
mancung

kayaknya jalan santai yang akan aku pilih Bun🥰

Lihat lainnya(1)