Trik Rahasia Taklukan Terawih 23 Rakaat Tnpa Drama

Assalamu'alaikum lemonades 🍋 Lemon8_ID Lemon8 Family ✨ Lemon8IRT

#RamadhanGuide

Siapa disini yg suka ngantuk dan pegal pegal kakinya saat terawih?

Lalu.. Kalian lebih suka yg 8 rakaat atau 23 rakaat??

Nah buna punya tips manjurnya nih✨

Sebenernya klo kalian pilih yg 23 rakaat itu pilihan yang tangguh! Tarawih 23 rakaat itu ibarat maraton spiritual. Butuh strategi fisik supaya lutut nggak "bernyanyi" dan mata nggak "redup" di tengah jalan.

Checklist persiapan Terawih 23 Rakaat

✅ Bawa Tumbler berisi Air Putih : Minum sedikit sedikit tiap 4 rakaat agar tetap terhidrasi

✅ Minyak Kayu Putih/FreshCare : Oles tipis dibawah hidung atau belakang telinga jika mulai oleng oleng nge fly

✅ Sajadah Empuk : Melindungi tempurung lutut dari benturan lantai yg keras

#NyataDanBermanfaat #TipsLemon8 #MomenBerharga #puasabareng

2/25 Diedit ke

... Baca selengkapnyaPengalaman menjalankan Tarawih 23 rakaat memang seperti menjalani lomba maraton spiritual. Saya pernah merasakan sendiri bagaimana rasa ngantuk dan pegal bisa jadi tantangan besar, apalagi jika persiapan kurang matang. Dari pengalaman, hal pertama yang sangat membantu adalah mengatur pola berbuka puasa dengan baik. Saat buka, saya menghindari makan nasi dalam porsi besar langsung karena bisa menyebabkan rasa mengantuk akibat lonjakan gula darah, seperti yang disarankan trik rahasia "hindari food coma". Sebagai gantinya, saya mulai berbuka dengan kurma dan air putih, yang membantu memberikan energi tanpa membuat perut terasa begah. Selama menjalankan rakaat, saya juga mencoba teknik napas "box breathing" yang sangat efektif untuk menjaga fokus dan kesegaran otak. Dengan menarik napas selama 4 detik, menahan 4 detik, dan menghembuskan selama 4 detik secara berulang, saya merasa lebih waspada dan terhindar dari kantuk yang sering datang di tengah-tengah shalat. Selain itu, menggunakan compression socks atau kaos kaki kompresi juga sangat membantu saya menjaga sirkulasi darah. Ini mencegah kaki terasa berat atau pegal setelah berdiri dan sujud lama. Saya juga rutin melakukan pijat titik tekan di antara jempol dan telunjuk buat mengurangi rasa kantuk dan sakit kepala ringan, serta memijat betis saat duduk tahiyat untuk memberi aliran darah kembali lancar. Jangan lupakan pentingnya membawa sajadah empuk agar lutut terlindung dari lantai yang keras, sehingga tidak cepat pegal. Saya juga menyarankan untuk membawa tumbler berisi air putih dan minum perlahan setiap selesai 4 rakaat, menjaga tubuh tetap terhidrasi. Dari pengalaman pribadi, kombinasi strategi ini sangat membantu saya menyelesaikan 23 rakaat tanpa drama ngantuk dan pegal, membuat ibadah Tarawih menjadi lebih khusyuk dan bermakna. Semoga tips ini juga bermanfaat bagi kamu yang ingin menaklukkan tantangan shalat Tarawih panjang dengan nyaman dan fokus.

Cari ·
tunik brokat kondangan