IRT tetap minum es atau skip?

2/27 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSaat menjalankan puasa di bulan Ramadhan, terutama untuk ibu rumah tangga (IRT) yang aktif mengurus keluarga dan rumah, sering timbul pertanyaan tentang kebiasaan berbuka. Salah satunya adalah rutinitas minum es saat waktu berbuka, apalagi jika sore hari terasa panas atau bahkan turun hujan. Pengalaman saya sendiri saat menemani keluarga berbuka puasa, saya sering memilih untuk tidak langsung minum es dalam jumlah banyak. Minum es secara berlebihan setelah seharian berpuasa terkadang membuat perut terasa kaget dan malah bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Namun, beberapa tetes es dalam minuman tetap membuat tubuh terasa segar dan cepat menghilangkan dahaga. Menurut beberapa sumber kesehatan dan panduan Ramadhan, minum air putih hangat atau biasa saat berbuka lebih disarankan agar tubuh beradaptasi secara perlahan. Setelah itu, jika ingin minum es, sebaiknya dilakukan secara bertahap dan tidak berlebihan. Apalagi bagi IRT yang memiliki aktivitas padat setelah berbuka, minum es yang wajar bisa membantu menyegarkan tubuh dan menambah energi tanpa risiko keseleo perut. Selain itu, kondisi cuaca juga menjadi faktor penting. Misalnya, saat sore hari turun hujan dan udara menjadi lebih sejuk, pilihan minuman hangat bisa lebih menenangkan perut dan membantu relaksasi setelah seharian puasa. Namun jika cuaca panas terik, segelas es yang sejuk juga dapat membangkitkan semangat dan mengurangi rasa lelah. Sebagai tambahan, saya juga sering menyiapkan menu berbuka dengan kombinasi buah segar dan air mineral yang cukup, sehingga tidak bergantung hanya pada es. Buah memberikan nutrisi sekaligus melepas dahaga dengan cara alami dan sehat. Intinya, bagi IRT yang masih bingung harus minum es atau skip saat berbuka, kuncinya adalah mendengarkan kondisi tubuh masing-masing dan menyesuaikan porsi minuman sesuai kebutuhan. Pastikan juga asupan cairan dan makanan seimbang agar puasa tetap lancar dan tubuh tetap sehat selama Ramadhan.