Aku pernah
Hii Lemonners š
Ternyata rezeki itu datangnya bisa dari mana saja ya,,
Tadinya sih aku gak begitu merhatiin kalau ada pohon cabe numbuh di depan rumahku, depan pagar tepatnya,,
Tiap keluar buang sampah, ya udah langsung balik aja masuk lagi ke rumah,, eh tau-tau dah banyak aja buah cabenya,,
Waktu itu aku masih jadi working mom, jadi kalo pagi suka buru-buru aja mau brangkat, pulangnya juga udah lelah jadi gak sempet mau metikin,, sampe tetangga pada bilang,, "jangan lupa dipetikin, jangan lupa dipetikin", aku cuma jawab "iya bu"
Sampailah di weekend baru sempet tuh panen,, allhamdulilah ternyata banyak juga dapetnya,, kalo misal beli ada kali 15rb sekali metik, orang kemarin beli 5rb bisa diitung jari dapetnya.
padahal itu cabe cuma ada satu pohon lho, tapi udah beberapa kali metik dapetnya lumayan dan Allhamdulilahnya lagi, tetangga jg sering kebagian, misal mau nyambel gak ada cabe, suka minta juga,,
Hehehe,, allhamdulilah berkah dah pokoknya Lemmoners š
Kalian pernah gag alami hal yg sama?
š¬ komen ya,, š
Memiliki tanaman cabe di rumah yang tumbuh dengan sendirinya tentu merupakan sebuah berkah tersendiri, apalagi di saat harga cabe di pasaran sedang melambung tinggi. Pengalaman panen cabe numbuh sendiri ini bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja, terutama bagi para ibu rumah tangga atau working mom yang ingin memanfaatkan lahan kecil di sekitar rumah untuk menambah penghasilan atau kebutuhan dapur. Selain terasa menyenangkan seperti menemukan harta karun, memiliki pohon cabe sendiri juga punya beberapa manfaat. Pertama, cabe hasil panen bisa langsung digunakan untuk memasak tanpa perlu membeli di pasar, sehingga menghemat pengeluaran bulanan. Ini sangat berguna terutama saat harga bahan pokok melonjak. Kedua, cabe segar dari kebun rumah tentu lebih sehat dan terjaga kualitasnya dibandingkan membeli di luar. Cara merawat pohon cabe yang tumbuh sendiri sebenarnya cukup mudah. Pastikan tanaman mendapat cukup sinar matahari dan air secara rutin. Jika Anda juga memiliki pekarangan kecil, menanam bibit cabe bisa dilakukan dengan pot atau polybag. Selain itu, rajin memanen cabe yang sudah matang penting agar cabai tidak membusuk dan pohon tetap produktif. Dari cerita di atas, meskipun hanya satu pohon, hasil panennya sudah cukup untuk dibagikan ke tetangga, menunjukkan sifat gotong royong dalam bertetangga yang semakin erat. Sebagai working mom yang sibuk, pengalaman ini juga mengingatkan betapa pentingnya menyisihkan waktu di akhir pekan untuk merawat dan memanen tanaman. Momen panen cabe bukan saja soal hasil, tapi juga sebagai cara melepas penat dan mengisi kembali energi setelah hari-hari yang padat. Interaksi dengan tetangga yang saling berbagi cabe juga menambah kehangatan dalam lingkungan sekitar. Bagi kamu yang belum pernah memiliki pengalaman serupa, tidak ada salahnya mulai mencoba menanam cabe, bahkan hanya di pot kecil di balkon rumah. Manfaatnya tidak hanya dari segi ekonomi tetapi juga kesehatan dan psikologis karena kegiatan ini bisa menjadi terapi relaksasi yang baik. Selamat mencoba dan semoga berkah selalu menyertai kita semua dalam bentuk rezeki yang terkadang datang dari hal-hal kecil seperti tumbuhnya pohon cabe di halaman rumah.


sama kak.. aku yg paling seneng kl manen cabe sendiri. kaya ada kepuasan gitu š„°š„°