“Sulam alis sakit nggak, Jes?”

“Nggak, nggak sakit banget kok, kamu ragu mau make over?”

Nola menatap lekat-lekat rekan kerja yang paling akrab dengannya di kantor barunya. Menatap Jessy si gadis modern, mencari penyemangat keyakinan atas keputusannya ingin mengubah total penampilan dan kepribadiannya.

Nola mengangguk yakin.

Jessy melemparkan senyum, tangannya naik, melepas kacamata tebal yang sudah bertahun-tahun melekat di wajah Nola. “Jangan pakai ini lagi, La. Soft lense aja.”

Nola menarik garis bibirnya, tidak tersenyum ataupun tertawa, namun memunculkan sebuah keyakinan.

“Percayalah padaku, aku juga dulu sepertimu.” Berulang kali Nola mendengar itu dari Jessy.

“Kamu akan terlihat lebih modern, La, setelah sulam alis, sulam bibir, memperindah bulu mata, selanjutnya kamu harus mengubah penampilan rambutmu dan pakaianmu. Buang semua pakaian di lemarimu. Aku akan mengajari kamu bagaimana itu balas dendam yang elegan!”

**Buku Tentara Polisi**

Satu minggu sebelumnya ....

Nola mendorong mundur kursi berodanya, mendekati meja Jessy di belakang mejanya.

“Ngapain, Jes?”

Jessy menggeser kepala dari monitor PC yang menutupinya. “Buka TikTok, La.”

“Oh.” Jari jemari Nola mengetuk berirama di meja kerja Jessy. “Masih seneng main Tiktok? Aku sudah sangat lama nggak buka TikTok, males lihat orang joget-joget doang.”

Jessy menyunggingkan senyum, bibirnya yang penuh dan berkilauan, warna lipstik bermerek yang dipakainya serasi dengan sepatu high heels yang melekat di kakinya yang jenjang.

“Sebenarnya buka TikTok iseng aja, ya senang aja pas upload vt dan di-like banyak pria.”

“Kamu cantik sih, Jes, wanita modern sepertimu pasti banyak punya pengagum.”

Jessy tertawa kecil seraya menepuk lengan Nola.

“Kamu sudah punya pacar kan, La?”

Jessy memperhatikan ekspresi Nola yang tak bersemangat ketika Jessy menanyakan hal itu.

“Kenapa, La?”

Kedua tangan Nola terangkat di meja dan kemudian saling berpangku.

“Punya sih.”

“Loh kok ada 'sih' nya?”

Nola menghela. “Nggak tahu lah, Jes.” Nola menarik kembali kursi berodanya kembali ke posisi semula. Lesu.

Kali ini Jessy mendorong kursinya keluar dari area meja kerjanya, mendekati meja Nola.

“Kenapa, La?”

Nola menghela dengan tatapan kecewa. Salah satu tangannya menggoyang-goyangkan mouse. Jessy tahu rekannya sedang galau.

“Kenapa, La?" Kedua kalinya ia bertanya dan baru Nola merespons.

Nola berat di awal ia mengucapkan sebuah kata. “Sebenarnya ... hari ini ulang tahun jadianku yang ketiga tahun, Jes, tapi Mas Rendi nggak ngucapin apa pun, kadang kupikir mungkin dia sibuk jadinya lupa.”

“Kamu LDR?”

Nola mengangguk. “Iya, Mas Rendi dinas di Kepulauan Riau.”

“Tunggu dulu, La. Kapan terakhir kamu ketemu?”

Kepala Nola mendongak sedikit keatas. “Hmm, sudah lama, Jes. Bahkan hari raya kemarin kita tidak ketemu.”

“Apa dia tidak pulang pas hari raya yang lalu?”

“Pulang, tapi saat itu ia menelepon tidak ada waktu bertemu karena cutinya hanya sebentar.”

Jessy tersenyum sinis. “Bohong. Kalau pria mencintai seorang wanita, dia tak akan betah berlama-lama untuk tidak bertemu dengan kekasihnya. Bahkan jika ada kesempatan, pasti selalu mencuri-curi waktu untuk bertemu.”

“Tapi, Jes, aku lihat TikTok Mas Rendi wajar-wajar aja, paswordnya juga aku tahu, tapi tidak ada yang aneh-aneh, aku percaya sama dia.”

Jessy menatap lekat, kedua tangannya menyilang.

“Jangan mudah percaya! Aku akan membantumu!”

Judul: Ragam Kisah

Cerita: Make Over

#tentara #pasanganabdinegara #novelkbmapp #kbmapp😊😊baca #abdinegara #bukutentarapolisi

2025/8/16 Diedit ke

... Baca selengkapnyaDalam kisah ini, Nola berusaha bangkit dengan melakukan makeover mulai dari sulam alis, sulam bibir, memperindah bulu mata hingga mengganti gaya rambut dan pakaian. Transformasi ini bukan hanya sekadar fisik, tetapi juga simbol pembaruan diri untuk menumbuhkan rasa percaya diri lebih tinggi. Transformasi ini menjadi wujud semangat balas dendam yang elegan terhadap kekecewaan dalam hubungan asmara. Konflik utama yang melatarbelakangi cerita adalah hubungan jarak jauh (LDR) yang dialami Nola dengan Mas Rendi yang bertugas di Kepulauan Riau. Banyak pasangan yang menghadapi kesulitan serupa saat menjalani LDR, termasuk komunikasi yang mulai renggang dan rasa rindu yang sulit terobati. Tanda-tanda kecurigaan muncul ketika Mas Rendi jarang menghubungi dan tidak berinisiatif untuk bertemu, sedangkan Nola mulai menyadari ada perubahan pola komunikasi dan kehadiran sosial media yang tidak biasa dari pasangan. Fenomena ini cukup umum dalam hubungan LDR, di mana jarak dan kesibukan kerja dapat menimbulkan rasa tidak aman dan kebutuhan akan pembuktian cinta. Penting bagi pasangan yang menjalani LDR untuk membangun kepercayaan, komunikasi yang jujur dan terbuka, serta saling memberikan perhatian yang konsisten agar hubungan tetap harmonis. Social media, seperti TikTok yang disebut dalam cerita, memiliki peran ganda sebagai hiburan dan penguat hubungan, namun juga bisa menjadi sumber kecemburuan jika tidak dikelola dengan bijak. Dari sisi psikologis, makeover sebagai upaya perubahan penampilan bisa berdampak positif pada self-esteem seseorang. Penelitian menunjukkan bahwa ketika seseorang memperbaiki penampilan, rasa percaya diri mereka meningkat, yang berimplikasi pada kesejahteraan mental dan sosial. Namun, makeover yang berlebihan sebagai bentuk pelarian dari masalah emosional sebaiknya dilakukan disertai dengan refleksi diri dan dukungan sosial yang tepat. Cerita ini juga relevan dengan konteks sosial pasangan abdi negara yang seringkali harus menjalani pemisahan lama demi tugas negara. Hal ini menambah dimensi kesulitan hubungan yang harus dihadapi. Melalui #tentara, #pasanganabdinegara, dan #bukutentarapolisi, pembaca diajak memahami dinamika kehidupan pasangan yang mengorbankan waktu demi pengabdian negara. Oleh karena itu, kisah ini tidak hanya mengisahkan makeover fisik, tetapi juga transformasi emosi dan mental yang harus diperjuangkan dalam menghadapi masalah percintaan terutama yang terjadi dalam hubungan jarak jauh, serta bagaimana membangun kembali kepercayaan dan rasa cinta yang mulai memudar.