Barak

Kabupaten M, Juli 2002

“Komandan, kita kekurangan rumah dinas untuk anggota,” ujar Pak Isman di sore yang mulai menghitam.

“Hmm, iya, aku juga sedang memikirkan itu.” Danki (komandan kompi) menimpali, meski tangannya sibuk menyulut batang rokok.

“Oh, ya, Ndan, bukannya kita masih memiliki beberapa rumah yang masih kosong?”

“Maksudmu barak VI?” tebak sang komandan kompi.

“Iya, Ndan, lumayan ada 8 rumah.”

“Hmm, coba aku bicarakan dulu sama Danyon (komandan batalion).”

“Tunggu dulu, Komandan! Sebaiknya barak itu jangan ditempati, bukannya barak itu sudah diberi pagar pembatas dan digembok sama komandan-komandan terdahulu, Ndan?” cegah Pak Cipto, sopir Danyon yang kebetulan ada di situ karena suatu urusan, ikutan nimbrung.

“Itu kan dulu Pak Cipto, sekarang ini urgen! Kasihan banyak anggota yang belum mendapat rumah dinas, sedangkan jika mereka mengontrak rumah di luar pasti terlalu berat dengan biayanya,” ujar Pak Isman realistis.

“Tapi, Komandan, barak itu sudah 10 tahun tak berpenghuni, komandan-komandan terdahulu sudah memperingatkan untuk tetap mengosongkannya,” kata Pak Cipto lagi.

“Hmm, begini saja, untuk para anggota yang sudah memiliki rumah sendiri, tetapi masih menempati rumah dinas juga, aku berikan waktu tenggang sampai setengah tahun. Untuk sementara para anggota yang belum mendapat rumah dinas tetap menempati barak VI.”

“Komandan ... tapi .…” Pak Cipto masih berusaha mencegah.

“Sudahlah, Pak, zaman sekarang itu sudah modern, tak akan ada lagi yang memikirkan mitos atau tahayul mengenai rumah kosong,” ucap Pak Isman dengan suara yang ditekan.

*

“Mas Ridho, barang-barangnya sudah masuk semua kan?” tanya Prita kepada suaminya itu.

“Iya, Dek, sudah masuk semua.”

“Mas, barak ini kayaknya baru dicat, ya?” Prita mengamati sisa cat yang jatuh di lantai.

“Sepertinya iya, Dek.”

Beberapa meter dari tempat Prita dan Ridho berdiri, seseorang yang kebetulan lewat menyapanya.

“Baru pindahan juga, ya, Bu?” tanya seorang wanita yang berusia kira-kira lima tahun di atas Prita.

“Iya, Bu.” Angguk Prita sembari tersenyum. “Ibu juga, ya? Oh, ya, perkenalkan saya Bu Ridho.”

“Iya, saya Bu Evan, saya tinggal di rumah nomor tujuh,” ungkapnya.

Prita kemudian mengamati keseluruhan rumah yang berjumlah delapan itu.

Prita lantas mengamati pohon besar di depan rumah nomor dua, berjenis pohon beringin. Lalu, rumah nomor lima terlihat bayak kerusakan di bagian atapnya.

Mungkin itulah sebabnya tak ada yang memilih untuk menghuninya.

*

“Mas, tetangga sebelah kita itu punya anak cewek, ya?”

Tangan cekatan Prita menuangkan sesendok sayur penuh ke piring suaminya. Dari sorot mata Ridho jelas tak sabar ingin melahap masakan istrinya.

“Aku nggak tahu, Dek. Memangnya kenapa?”

Prita duduk di sebelah suaminya. “Tadi, pas aku tidur siang, Mas, aku mendengar ada anak perempuan main di dekat jendela kamar.”

“Ya, mungkin saja itu anaknya Pak Herman atau tetangga kita yang lain.”

Prita mengangkat bahu.

Dua minggu kemudian ….

Bau embun masih terasa di hidung Prita, pagi yang agak gelap itu ia sudah bergiat dengan sapu lidi dan kerukan sampah di depan rumahnya.

Pohon beringin di sebelah rumah menambah gelap halaman miliknya karena menjadi panghalang sinar mentari. Prita menengadah menatap pohon beringin beberapa saat, lalu ia membalikkan badan seketika.

Mungkin hanya perasaanku saja, tapi aku merasa merinding sesaat tadi.

Akar-akar oyot yang bergantung di beringin itu bergoyang pelan. Prita menyadarinya, tetapi ia tak mau berbalik.

An3h, padahal tak ada angin!

“Bu Ridho .…” Sebuah suara berat mengagetkan Prita hingga ia tersentak, tetapi akhirnya Prita sadar siapa yang memanggilnya.

“Astaga, Bu Herman ngagetin aja!” Prita lega mengetahui siapa yang memanggilnya.

Wanita yang dipanggil Bu Herman itu malah ketawa cekikikan yang lama kelamaan suara tawanya sangat nyaring dan melengking. Dahi Prita mengernyit, ia memperhatikan Bu Herman yang tak berhenti tertawa.

Suara tawa yang bikin merinding!

Lalu, tiba-tiba ….

Lanjut Part 2

Judul: Barak

#barak

#tentara

#fyp

2025/9/3 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSelain kisah utama tentang barak VI yang sudah lama ditinggalkan dan kini dihuni kembali oleh anggota yang kekurangan rumah dinas, ada beberapa hal menarik yang juga perlu diketahui. Barak VI memiliki delapan rumah yang setiap unitnya memiliki kondisi yang berbeda-beda; ada yang atapnya sudah rusak parah sehingga membuat penghuni awalnya ragu untuk menempatinya. Pohon beringin besar yang berdiri di halaman depan rumah nomor dua bukan hanya menjadi ciri khas lingkungan itu, tetapi juga menimbulkan suasana angker bagi sebagian orang karena akar dan rantingnya yang bergoyang meski tak ada angin. Ini menambah ketegangan dan misteri sepanjang waktu. Dari percakapan warga sekitar, termasuk para tetangga yang mulai berinteraksi satu sama lain, terlihat suasana kampung militer ini berubah dengan hadirnya penghuninya yang baru. Namun, tidak semua tetangga merasa nyaman. Kejadian suara tawa yang tidak biasa dan gelagat mencurigakan dari seorang tetangga membuat Prita dan suaminya mempertimbangkan kembali pilihan mereka. Cerita ini mengingatkan saya bahwa tinggal di lingkungan barak yang lama dan penuh sejarah memang punya tantangan tersendiri, baik secara fisik maupun psikologis. Mitos dan cerita masa lalu kadang masih melekat kuat, bahkan di era modern saat ini. Oleh sebab itu, penting untuk selalu menjaga komunikasi dengan tetangga dan memahami konteks sejarah tempat tinggal kita untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman.

Posting terkait

Dua prajurit berjalan menuju barak kosong yang sudah 10 tahun tak dihuni. Teks menunjukkan perdebatan: larangan penggunaan barak oleh komandan terdahulu vs. kebutuhan mendesak akan rumah dinas bagi anggota.
BARAK Part 1
“Komandan, kita kekurangan rumah dinas untuk anggota,” ujar Pak Isman di sore yang mulai menghitam. “Hmm, iya, aku juga sedang memikirkan itu.” Danki (komandan kompi) menimpali, meski tangannya sibuk menyulut batang rokok. “Oh, ya, Ndan, bukannya kita masih memiliki beberapa rumah yang masih
Buku Tentara Polisi

Buku Tentara Polisi

4 suka

Bismillah Barakallah Fiikum
Amal Sholeh Juga Butuh Kecerdasan! ✨ Kita semua tahu, hari ini saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera sedang tertimpa musibah. MasyaaAllah… banyak orang-orang baik yang Allah hadirkan. Dimulai dari menggalang donasi, mengirimkan bantuan, hingga datang langsung ke lokasi tanpa paksaan. T
Hafiz Kalimantan

Hafiz Kalimantan

18 suka

Egi bertemu KDM Persiapan Pendidikan Barak Militer
#KeseharianKu #Lemon8 #kdm #egi
AyaBapakAing 🔷

AyaBapakAing 🔷

2 suka

barakjr#cover#rollingstones#
#FirstPostOnLemon8
ndo barak junior

ndo barak junior

3 suka

📍Pantai tanah barak
Day trip with @Cuti_holiday_bali Start 8.30am ✔️ watersport ✔️ pandawa beach ✔️ tanah barak ✔️ Uluwatu temple ✅️ BEST DEAL ✅️ BEST ETENERY ✅️ BEST SERVIS 💯% AWESOME ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️ More info 👇 FB : Adi putra IG : Cuti holiday Bali WA: +6285237900756 #Cutibaliholiday #balid
CUTI HOLIDAY BALI

CUTI HOLIDAY BALI

2 suka

barakjr#cover#rollingstones#
ndo barak junior

ndo barak junior

2 suka

pose estetik 🤭🍋 barakallah
#KeseharianKu #posefoto
nienrachmi

nienrachmi

7 suka

MasyaAllahtbarakallah🫶
#happyfamily #keluargakecil#Allahummabariik.
Ocha~Ochie

Ocha~Ochie

2 suka

Seorang pria bertopi dan kemeja bermotif menunjuk ke atas di jalan Tanah Barak yang diapit tebing batu tinggi. Beberapa orang dan mobil terparkir terlihat di sepanjang jalan.
Tanah Barak
Jt Transbali

Jt Transbali

2 suka

Gambar menampilkan jendela terbuka dengan pemandangan luar, tanaman di sisi kiri, dan tempat tidur dengan seprai putih. Terdapat tulisan doa 'aku tidak punya harapan selain KunFayakunMu Yaa Allah, aku tau ini sulit, tapi Bismillah mudahkanlah untukku.' serta watermark 'Lemon8 @mata.cinta7' dan 'Fanspage | Al-fath WJ'.
barakallah ,, Allah melindungi keluarga ku
aku tidak punya harapan selain kunfayakun MU ya ALLAH dengan bismillah mudahkanlah untuk ku🤲🫰 #JujurAja ya ALLAH kabulkanlah doaku #RumahKu terhindar dari gangguan dari hal hal yang buruk #KeseharianKu lancarkanlah rezkiku ya Allah🤲🫰
⭐️taurus⭐️

⭐️taurus⭐️

20 suka

barakallah fii umrik bapak 😘
Hi! Aku baru di Lemon8! Hal yang aku sukai… Aku ingin posting… Ketahui aku lebih lanjut #FirstPostOnLemon8
Ci🦂

Ci🦂

2 suka

Barakallahu fii umrik sayang 😂😂😂
Edit foto ini. Kemiripan wajah 100%. Seorang wanita berhijab elegan sedang duduk di restoran mewah dengan latar belakang pemandangan gedung-gedung kota bercahaya di malam hari, ada balon-balon ulang tahun. Ia mengenakan dress putih panjang dengan potongan blazer yang anggun dengan bulu-bulu di uj
Berlin Aljogjawi

Berlin Aljogjawi

10 suka

Barakallahu ffikum
mardisriwahyuni

mardisriwahyuni

1 suka

Seorang wanita berhijab hitam, kemeja putih, rompi hitam, dan topi fedora hitam berpose di studio. Ia tersenyum tipis menghadap kamera dengan latar belakang dinding beton.
Seorang wanita berhijab motif dan kacamata hitam, berpose dengan tangan di dagu di meja. Latar belakangnya papan tulis hijau dengan tulisan dan sebuah buku terbuka di depannya.
Kolase tiga foto wanita: tahun 2019 berhijab motif dan kacamata, tahun 2024 berhijab dan topi, serta foto 'Sekarang' berjaket denim di luar ruangan.
barakallah 🥰random outfit,ide foto ✨🍋
#TentangKehidupan
nienrachmi

nienrachmi

7 suka

barakallah fi umrik
umiabell1

umiabell1

2 suka

barakallah pelan tp pasti
Laporan mingguan Mak dah turun semoga semakin konsisten cari kawan dan setoran, ya walaupun kadang cuaca hati suka Kabuh KY hujan yg seharian ini turun @Lemon8_ID mager tpnllo liat hasilnya begini merayap pasti ada hasil.... kalian gimana guys lemonades dah dapat laporan mingguan dari @Lemo
D'Uthie

D'Uthie

3 suka

Bismillah Barakallah Fiikum
Hafiz Kalimantan

Hafiz Kalimantan

14 suka

Bismillah,Barakallah Fiikum
#manhajsalaf #muslimahberdakwah #ajaranparasalaf
Hafiz Kalimantan

Hafiz Kalimantan

8 suka

Lihat lainnya