Part 4 kali ini aku selipin huruf hijaiyah & abjad agar anak mengenal juga nih mom huruf hijaiyah & abjad. Biasanya semakin sering dilihat, semakin ingat dan hafal.
Selain itu juga aku buat ala-ala coding gitu ya, kalo gambar biasa kan udah sering, tapi kalo dikasih kode-kode kan lebih menantang dan melatih fokus anak. Walaupun menulis dan mewarnainya masih belum rapih tapi its okey, semua masih belajar✨
... Baca selengkapnyaPas pertama kali coba konsep coding hijaiyah untuk anak TK, aku juga sempat bingung harus mulai dari mana. Akhirnya aku coba gabungkan beberapa aktivitas dalam satu worksheet biar anak nggak cepat bosan: melingkari huruf hijaiyah yang sama, mewarnai gambar sesuai kode huruf, dan menebalkan huruf abjad kapital A sampai Z.
Buat moms yang baru mau mulai, cara sederhananya gini: pilih dulu beberapa huruf hijaiyah, misalnya alif, ba, ta. Lalu buat gambar seperti payung atau balon, setiap gambar dikasih kode huruf hijaiyah. Tugas anak adalah mencari huruf yang sama, menghubungkan, lalu mewarnai sesuai instruksi. Dari pengalaman aku, anak jadi lebih fokus karena merasa seperti lagi memecahkan kode rahasia, bukan sekadar latihan menulis biasa.
Aku juga selipin latihan mewarnai balon hijaiyah dan menghubungkan angka 1–10. Aktivitas ini lumayan membantu anak mengenal angka sambil tetap berada di tema hijaiyah. Untuk variasi, aku tambahkan tugas menggambar titik pada bentuk geometri dan biji semangka sesuai angka. Anak jadi belajar berhitung, bentuk, dan koordinasi mata-tangan dalam satu lembar worksheet.
Bagian favorit anakku adalah worksheet "Coding hijaiyah!" yang ada payung-payung warna-warni. Setiap payung punya kode huruf hijaiyah, dan dia harus menghubungkan huruf yang tepat sebelum boleh mewarnai. Kadang tulisannya masih keluar garis, tapi aku biarin aja, yang penting mereka belajar dan menikmati prosesnya.
Kalau moms mau pakai worksheet coding hijaiyah anak TK ini di rumah, tips dari aku:
1. Mulai dari sedikit huruf dulu biar anak nggak kewalahan.
2. Pakai warna berbeda untuk tiap huruf hijaiyah, misalnya alif = merah, ba = biru, supaya anak lebih mudah mengingat.
3. Selingi dengan aktivitas ringan seperti melingkari gambar yang berbeda (pita, permen, pensil) atau menebalkan huruf hijaiyah, jadi anak punya jeda dari tugas yang butuh fokus tinggi.
Aku merasakan bedanya setelah beberapa kali pakai worksheet bertema coding hijaiyah. Anak jadi lebih cepat mengenali bentuk huruf, lebih sabar menyelesaikan tugas, dan mulai hafal huruf tanpa merasa dipaksa. Moms juga bisa sesuaikan tingkat kesulitan sesuai usia, misalnya untuk anak TK kecil pakai sedikit kode dan gambar besar, sedangkan untuk TK besar bisa ditambah angka dan huruf abjad.
Intinya, coding hijaiyah untuk anak TK itu bukan harus rumit. Cukup gabungkan konsep "kode" sederhana dengan aktivitas menyenangkan seperti mewarnai, menghubungkan, dan melingkari. Pelan-pelan anak akan terbiasa dengan huruf hijaiyah sambil tetap menikmati waktu belajar di rumah.