Bukan maen sih ini terbaik pokoknya. Ada jamu di dalem mall itu membantu aku yang kadang butuh asupan jamu. Biasanya aku beli kunir asem sama rosella. Rosella ini ampuh buat ngilangin pusingku kalau kebanyakan makan daging 👍🏽
Ada menu mixologinya yang bikin tenggorokan segar wkwk.
... Baca selengkapnyaPertama kali lihat booth "EMAK DJAMU SEJAK 1941" di dalam Pakuwon Trade Center, aku langsung penasaran. Jarang banget kan ada jamu seduh tradisional di dalam mall, apalagi konsepnya modern tapi tetap pakai resep jadul. Buat yang pengin lihat-lihat dulu sebelum beli, punya gambaran soal daftar menu dan kisaran harga itu lumayan membantu.
Di Emak Djamu, pilihan jamunya cukup lengkap. Selain kunir asem dan rosella yang jadi andalanku, biasanya ada juga beras kencur, temulawak, jahe, sampai mix jamu buat stamina atau buat pencernaan. Di papan menu mereka tertulis rapi, mirip contoh daftar menu jamu di warung, cuma versi lebih estetik kayak poster jamu tradisional, lengkap dengan logo jamu tradisional khas Emak Djamu di tiap gelasnya.
Untuk kisaran harga jamu seduh di sini (aku tulis perkiraan ya, bisa berubah tergantung promo dan kebijakan outlet):
- Jamu klasik (kunir asem, beras kencur, temulawak, dsb): biasanya di range belasan ribu per gelas.
- Menu mixology / djamu mocktail: sedikit lebih mahal dari jamu biasa, tapi sebanding karena campurannya lebih variatif dan tampilannya kayak minuman cafe.
Yang aku suka, kita bisa request: mau pakai es atau hangat, pakai gula atau tanpa gula. Ini penting banget buat yang lagi ngurangin manis atau minum jamu buat kesehatan beneran, bukan cuma sekadar pengin yang seger-seger.
Buat kamu yang biasa minum beras kencur botol cap orang tua di rumah, di sini bisa jadi alternatif kalau lagi jalan-jalan di mall dan kangen rasa jamu. Bedanya, versi seduh begini rasanya lebih fresh, dan kamu bisa lihat langsung aneka wadah transparan berisi jamu yang mereka pakai.
Kalau mau menjadikan Emak Djamu ini inspirasi usaha, konsep mereka juga menarik. Dari logo jamu tradisional di papan bulat, sampai desain menu yang mirip poster jamu tradisional, semuanya kelihatan niat dan bikin orang gampang ngeh kalau ini penjual jamu. Contoh daftar menu jamu mereka bisa kamu tiru: jelas, kebaca, dan dibagi berdasarkan jenis (tradisional, mixology, mocktail).
Overall, pengalamanku minum jamu di sini 9/10. Lokasi di dalam mall bikin aksesnya gampang, rasanya enak, dan pilihannya banyak. Kalau kamu lagi di Pakuwon Trade Center dan butuh jamu seduh yang praktis tapi tetap berasa tradisional, bolehlah mampir dan cobain satu-satu menu jamunya sampai nemu favoritmu sendiri.