Bertemu para pengusaha keturunan Aceh, di Hotel Hermes Banda Aceh, Kamis 14 Agustus 2025.
Para diaspora Aceh ini berkumpul di Banda Aceh dalam rangka menghadiri refleksi 20 tahun damai Aceh, yang berlangsung di Banda Aceh, dari 14-15 Agustus 2025.
Peran diaspora Aceh, khususnya pengusaha keturunan Aceh di Malaysia seperti Ahmad Bin Hussain dan Ismail Rasyid, sangat penting dalam memperkuat hubungan ekonomi dan budaya antara Aceh dan komunitas global. Kehadiran mereka dalam refleksi 20 tahun damai Aceh di Hotel Hermes Banda Aceh pada 14-15 Agustus 2025 menandai komitmen berkelanjutan untuk mendukung pembangunan daerah dan menjaga perdamaian. Ahmad Bin Hussain yang menjabat sebagai Managing Director di Quantum Battery dan Camar Klasik SDN BHD, serta Ismail Rasyid CEO PT Trans Continent, merupakan contoh pengusaha sukses keturunan Aceh yang aktif mengembangkan bisnis multinasional. Shalahuddin Yunus Djalil juga berperan sebagai Chairman Sumatera Region di World Islamic Economic Forum, membuktikan kontribusi diaspora Aceh dalam forum ekonomi dunia. Perayaan ini juga menjadi wadah penting bagi komunitas diaspora untuk bertukar ide, mempererat jaringan, serta mendukung program pemerintah Aceh dalam pengembangan ekonomi dan sosial. Kesuksesan para pengusaha Aceh di Malaysia membuktikan dampak positif migrasi dan bagaimana diaspora dapat berkontribusi terhadap kondisi perdamaian dan pembangunan di tanah kelahiran. Selain itu, momentum 20 tahun damai Aceh mengajak masyarakat untuk menghargai perjalanan panjang menuju kondisi saat ini yang lebih stabil dan berkembang. Para pengusaha keturunan Aceh menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk turut serta membangun Aceh dan menjaga persatuan melalui kolaborasi ekonomi serta budaya dengan komunitas internasional. Dengan demikian, kehadiran pengusaha diaspora Aceh bukan hanya sebagai simbol keberhasilan individu, tapi sebagai pilar penting dalam memperkuat tatanan sosial ekonomi serta mendukung perdamaian berkelanjutan di Aceh.









































