Sebuah kantor desa di Aceh Besar viral di TikTok.
Bukan karena kasus atau kontroversi, tapi karena tampilannya yang bersih, modern, dan elegan.
Warganet menyebutnya lebih mirip lobi hotel dari pada kantor pelayanan masyarakat.
Adalah Kantor Desa Meunasah Krueng, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar.
Video singkat yang diunggah oleh akun TikTok Camp Aree memperlihatkan interior kantor yang tertata rapi, terang, dan nyaman.
Ruang pelayanan di kantor desa ini memang berbeda.
Dengan pencahayaan yang terang, desain yang simpel dan bersih, serta penataan yang modern, banyak yang mengaku iri dan membandingkannya dengan kondisi kantor desa mereka masing-masing.
Selain itu, pelayanan di Kantor Desa Meunasah Krueng ini juga berjalan hingga malam hari.
Warga tetap dilayani sampai pukul 11 malam, khususnya setelah salat Isya.
Menariknya, desa ini juga sudah mulai menerapkan sistem digital.
Warga bisa mengisi data secara mandiri dari rumah melalui formulir online, lalu datang ke kantor hanya untuk verifikasi dan tanda tangan.
Tak hanya itu, desa ini juga dikenal sebagai Gampong Percontohan Syariat Islam sejak tahun 2018.
Penilaian itu diberikan karena konsistensi dalam salat berjamaah, pengelolaan zakat, kebersihan tempat ibadah, serta kegiatan keagamaan yang terus berjalan hingga hari ini.
Di balik tampilannya yang viral, tersimpan semangat pelayanan dan pengabdian.
Desa ini bukan sekadar bagus untuk dilihat, tapi juga hadir untuk benar-benar melayani.
#aceh
Sebagai warga yang pernah berkunjung ke Kantor Desa Meunasah Krueng, saya merasakan suasana yang benar-benar berbeda. Kantor yang terang dan tertata rapi ini membuat proses pelayanan jadi lebih nyaman dan efisien. Saya juga menyukai fleksibilitas waktu pelayanan yang buka hingga malam, sehingga bagi warga yang sibuk bisa tetap mengurus keperluan tanpa terburu-buru. Selain itu, penerapan teknologi digital sangat membantu warga dalam mengisi formulir secara online, sehingga waktu di kantor lebih banyak digunakan untuk verifikasi dan tanda tangan saja. Ini mengurangi antrian dan meningkatkan efisiensi layanan. Keistimewaan lain adalah status Meunasah Krueng sebagai Gampong Percontohan Syariat Islam. Hal ini terlihat dari konsistensi pelaksanaan salat berjamaah, pengelolaan zakat yang baik, dan kebersihan tempat ibadah yang dijaga. Secara keseluruhan, kantor desa ini menjadi contoh inspiratif bagaimana pelayanan publik dapat dikembangkan dengan suasana yang nyaman, modern, dan tetap menanamkan nilai-nilai sosial dan keagamaan. Semoga desa lain juga dapat belajar dan mengadopsi inovasi serupa untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.





























