Suasana pertemuan para pelaku industri multimoda transport dari seluruh dunia di Hotel Sheraton, Hanoi, Vietnam, Selasa 21 April 2026.

Pertemuan tahunan para pengusaha logistik dan alat berat dunia yang bernaung di bawah organisasi Globalink & Global Value Network ini berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 20 hingga 23 April 2026.

Ada dua perusahaan asal Indonesia yang bergabung dan hadir dalam pertemuan di Vietnam tahun 2026 ini.

Satu di antaranya adalah PT Trans Continent, perusahaan asal Indonesia yang membawa sembilan orang tim terbaiknya.

Ini merupakan jumlah tim terbanyak dari 200-an perusahaan yang ikut dalam pertemuan itu.

Trans Continent bukan nama asing di dunia logistik.

Berdiri sejak 2003 di Balikpapan, perusahaan milik putra Aceh Ismail Rasyid ini tumbuh pesat hingga memiliki 23 cabang di 16 provinsi dan tiga kantor internasional.

Jaringan Globalink yang menaungi lebih dari 250 anggota di 60 negara, menjadi panggung bagi Trans Continent untuk memperluas langkahnya. 

Ismail Rasyid, sang pendiri sekaligus CEO, datang dengan misi khusus: memperkenalkan wajah baru yang akan menjadi ujung tombak perusahaan. Alan Hugh Mclare resmi bergabung sebagai COO, sementara Jibril Gibran, putra Ismail yang baru menyelesaikan studi supply chain management di University of Manchester, diperkenalkan sebagai Komisaris.

Kehadiran Jibril menjadi simbol regenerasi, menandai transisi kepemimpinan yang tengah dipersiapkan. "Sudah saatnya saya mempersiapkan penerus untuk membawa perusahaan ini terus berkembang," kata Ismail Rasyid kepada Serambinews.com di Hanoi Vietnam.

Agenda pertemuan berlangsung intens. Dari welcome dinner party hingga sesi tatap muka dengan mitra bisnis dari puluhan negara.

Ismail Rasyid bersama staf Trans Continent melakukan pertemuan one-on-one dengan sekira 250 perusahaan dari berbagai negara.

Selama 3 hari, mereka melakukan diskusi mendalam untuk saling membantu dan memperkuat jejaring global.

Bagi Ismail, forum ini bukan sekadar ajang temu bisnis.

Ia melihatnya sebagai ruang untuk meneguhkan posisi Trans Continent di panggung internasional.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia punya perusahaan logistik yang siap bersaing di level global,” ujarnya.

Globalink & Global Value, penyelenggara acara, memang dikenal menghadirkan forum eksklusif di resor bintang lima. Lebih dari sekadar kemewahan, mereka menekankan pentingnya membangun hubungan jangka panjang yang bermakna. Dan di tengah percakapan lintas budaya itu, Trans Continent menegaskan komitmennya: tumbuh bersama dunia, dengan semangat dari tanah air.

#transcontinent

#ismailrasyid

#globalink

#pengusahaaceh

#vietnam

4/21 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMengikuti pengalaman PT Trans Continent dalam memperkuat jaringan globalnya di pertemuan Globalink & Global Value Network 2026, saya terinspirasi untuk berbagi pandangan mengenai pentingnya ekspansi internasional dalam industri logistik saat ini. Sebagai seseorang yang juga berkecimpung di bidang logistik dan supply chain, saya menyadari bahwa perkembangan teknologi dan kemudahan komunikasi membuat jaringan global kini menjadi kunci keberhasilan bisnis. Trans Continent yang memanfaatkan forum internasional ini tak hanya bertemu dan berdiskusi, tetapi juga membangun kerja sama jangka panjang dengan pelaku bisnis dari belasan negara. Pengalaman menghadiri event serupa mengajarkan saya bahwa kehadiran tim yang solid dan regenerasi kepemimpinan, seperti yang dilakukan Ismail Rasyid dengan memperkenalkan putranya sebagai komisaris serta COO baru, sangat penting untuk menjamin kelangsungan dan inovasi perusahaan. Regenerasi tersebut memberi suntikan ide segar sekaligus menjaga kesinambungan visi perusahaan. Selain networking, acara ini juga menjadi kesempatan belajar dan menyesuaikan strategi bisnis dengan tren global dan peluang pasar baru. Di sisi lain, berpartisipasi dalam pertemuan eksklusif seperti di Hotel Sheraton Hanoi dengan nuansa resor bintang lima menciptakan suasana yang kondusif untuk membangun hubungan bisnis yang lebih dalam dan personal. Saya juga melihat, dalam konteks Indonesia, PT Trans Continent sukses membawa semangat daerah asal — Aceh dan Balikpapan — untuk bersaing di panggung dunia. Hal ini menjadi motivasi bagi pelaku usaha nasional agar lebih berani tampil dan melebarkan sayap hingga ke tingkat internasional. Kesimpulannya, event global semacam ini sangat bermanfaat tidak hanya untuk bertukar informasi dan peluang, tetapi juga untuk membangun brand bangsa di industri logistik dunia. Bagi pelaku bisnis lain, mengikuti jejak Trans Continent dapat menjadi langkah strategis guna menciptakan koneksi yang berpengaruh dan demi mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Cari ·
blower angin turbo listrik