Bertemu Ketua Umum Keluarga Ureung Pidie (KUPI) Periode 2026-2030, Dr. H. Asfifuddin SH, MH, bersama sejumlah pengurus KUPi, di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa 16 Juni 2026.
Ada sejumlah agenda yang diusung kepengurusan KUPI periode 2026-2030. Salah satunya adalah mewujudkan hadirnya sebuah rumah singgah untuk para perantau asal Pidie di Jakarta. Tempat yang diwacanakan diberinama Rumoh KUPi atau Rumoh Ureung Pidie ini, juga diharapkan menjadi rumah singgah bagi orang-orang Pidie yang berobat atau sedang transit di Jakarta.
Sebagai seseorang yang pernah merantau dari Pidie ke Jakarta, saya sangat mengapresiasi inisiatif Keluarga Ureung Pidie (KUPI) untuk mendirikan Rumoh Ureung Pidie. Pengalaman pribadi saya saat menempuh perantauan dan ketika keluarga saya ada yang berobat di Jakarta mengajarkan saya bagaimana pentingnya memiliki tempat yang bisa menjadi rumah sementara, tempat rasa kekeluargaan dan kenyamanan bisa ditemukan jauh dari kampung halaman. Rumoh Ureung Pidie bukan hanya akan menjadi sekedar rumah singgah biasa. Dengan adanya komunitas KUPI di baliknya, rumah ini diharapkan bisa menjadi pusat support system bagi perantau asal Pidie. Mulai dari bantuan administrasi, layanan informasi kesehatan saat ada anggota keluarga yang berobat, hingga tempat berkumpul yang menguatkan rantai silaturahmi antar perantau. Melalui keberadaan Rumoh KUPI, para perantau dan orang-orang Pidie yang sedang transit di Jakarta tidak perlu merasa asing atau terasing. Apalagi dengan dukungan Ketua Umum KUPI terpilih, Dr. H. Asfifuddin SH, MH, yang sudah mendapat kepercayaan memimpin untuk periode 2026-2030. Kepengurusan KUPI berkomitmen menyediakan pelayanan yang ramah dan membantu agar setiap orang Pidie bisa merasakan kehangatan kampung halaman meskipun jauh di ibu kota. Sebagai seseorang yang memahami tantangan perantauan, saya yakin rumah singgah ini juga dapat menjadi tempat berbagi pengalaman dan belajar untuk para pemuda Pidie yang sedang menuntut ilmu ataupun bekerja di Jakarta. Ini merupakan langkah strategis untuk menjaga budaya dan ikatan persaudaraan serta menunjang kesejahteraan perantau. Saya berharap agenda ini segera terwujud dan menjadi contoh inspiratif dari organisasi kemasyarakatan yang berorientasi pada kesejahteraan anggota dan pelestarian budaya. Semoga Rumoh Ureung Pidie menjadi simbol kepedulian dan kekuatan kolektif masyarakat Pidie di perantauan.
















lon ureueng pidie, saleuem lon utk ketua kupi, semoga kupi berkibar terosss