Pernah nggak sih, baru bangun tidur tapi rasanya otak udah kayak tab browser yang kebuka 50 halaman? 🤯 Sebagai IRT, hari-hari kita tuh bukan cuma soal "masak apa hari ini", tapi gimana caranya biar rumah nggak kayak kapal pecah tapi kita tetap waras (dan tetap cantik, tentunya!).
Nah, ini dia sedikit cuplikan rutinitas honest review ala aku yang sering aku bagiin di Lemon8 Indonesia:
07:00 AM – Perang Lawan Tumpukan Baju 🧺
Tugas pertama: Laundry day! Dulu aku stres banget kalau lihat baju numpuk. Tapi sekarang, kuncinya cuma satu: Micro-tasking. Sambil nunggu mesin cuci muter, aku dengerin podcast atau affirmasi pagi. Biar nggak jenuh, aku selalu pakai deterjen yang wanginya mewah—ritual kecil yang bikin mood naik!
10:00 AM – Restock Kulkas (The Satisfying Part!) 🥦
Ini bagian favorit semua IRT di Lemon8: Fridge Organizing. Ada kepuasan tersendiri pas lihat wortel sama sawi tertata rapi di wadah transparan. Tips dari aku: pakai label stiker! Selain estetik buat difoto, suami juga jadi nggak bakal tanya lagi "Mah, kecap di mana?" tiap detik.
13:00 PM – Me Time Singkat (Anti-Gondok) ☕
Pas anak tidur siang, itu adalah "Waktu Suci". Aku biasanya seduh kopi, lalu buka Lemon8 buat cari inspirasi menu bekal besok atau sekadar lihat tips home decor yang low budget. Penting banget buat IRT punya hobi atau komunitas biar nggak merasa "sendirian" di rumah.
19:00 PM – Skincare Routine (Self-Love) ✨
Setelah seharian berkutat sama bumbu dapur, saatnya manjain kulit. Jangan sampai wajah kita lebih kusam daripada panci di dapur! Aku lagi rutin pakai teknik sandwich moisturizer biar kulit tetap kenyal meski kurang tidur.
1/10 Diedit ke
... Baca selengkapnyaSebagai seorang ibu rumah tangga, saya pernah merasakan betul bagaimana rasa pusing dan stres bisa datang tanpa perlu alasan besar, apalagi saat menghadapi tumpukan pekerjaan rumah yang seolah tak ada habisnya. Yang menarik, pengalaman saya menunjukkan bahwa uang bukan satu-satunya penawar pusing; kadang, justru rutinitas sederhana dan pengaturan waktu membuat segalanya terasa lebih ringan.
Misalnya, melakukan micro-tasking saat mencuci baju sangat membantu saya mengalihkan fokus dari rasa bosan sekaligus membuat pekerjaan jadi kian efisien. Mendengarkan podcast favorit saat menunggu mesin cuci selesai memang memberikan energi positif yang tak terduga, sekaligus memperbaiki mood. Saya juga rutin memberi sentuhan estetik di pekerjaan rumah, seperti memakai deterjen beraroma mewah atau menyusun sayuran di kulkas menggunakan wadah transparan dan label stiker. Cara-cara kecil ini memberi kepuasan tersendiri yang menenangkan pikiran.
Selain itu, penting sekali menyediakan waktu untuk me time, walaupun singkat. Mengambil waktu saat anak tidur siang untuk menikmati secangkir kopi dan mencari inspirasi di aplikasi atau media sosial bisa menjadi momen self-care yang sangat berarti. Kegiatan ini membuat saya tak merasa sendirian dan malah menumbuhkan semangat baru untuk menjalani hari.
Rutinitas skincare di malam hari juga saya jalankan sebagai bentuk self-love, menjaga agar penampilan tetap segar dan kulit kenyal, meskipun biasanya waktu tidur saya cukup terbatas. Penggunaan teknik sandwich moisturizer memberi efek rehidrasi yang membuat wajah lebih hidup dan membantu mengurangi kepenatan fisik dan mental.
Intinya, mengelola pusing dan stres sehari-hari bukan semata soal uang, tetapi bagaimana kita mengatur rutinitas supaya lebih terstruktur dan menyenangkan. Dengan segala keterbatasan yang dimiliki, ibu rumah tangga bisa tetap tampil cantik, waras, dan bahagia—cukup dengan kebiasaan kecil yang konsisten dan penuh kesadaran.